Pengunjung Padati Pantai Gandoriah di Festival Hoyak Tabuik 2024

Azzaren - Senin, 22 Juli 2024 14:00 WIB
Teks foto : Ratusan orang bergotong royong mengangkat Tabuik karena Tabuik ini sangat berat dan tingginya mencapai lebih dari 12 Meter. (Andi)

Kitakini.news - PemerintahKota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, kembali melakukan penyelenggaraan ajangpariwisata unggulan daerah itu yaitu Festival Hoyak Tabuik 2024.

Festivaltersebut dilakukan di pantai Gandoriah, kota Pariaman, Minggu (21/7/2024) dalamrangka memperingati Hari Asyura (10 Muharram) 1446 Hijriyah, dimana dua tabuikdihoyak dan dibuang ke laut. Kegiatan ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara(KEN) Kemenparekraf.

Terlihatratusan ribu pengunjung memadati Kawasan Pantai Gandoriah untuk menyaksikanlangsung festival Hoyak Tabuik 2024 sebelum di buang ke laut.

ProsesiHoyak Tabuik, dimulai dengan prosesi Tabuik naik Pengkek yang dimulai sejaksubuh pukul 05.30 WIB minggu pagi. Kedua tabuik masing-masing adalah Tabuikbaik pasa dan subarang, yang diarak untuk menuju dua tempat yang telahditentukan.

TabuikPasa, naik pangkek, di depan Pasar Pariaman, sementara Tabuik Subarang naikpangkek, di Simpang Tugu Tabuik, yang berada di Kecamatan Pariaman Tengah, KotaPariaman.

Terlihatratusan orang bergotong royong mengangkat Tabuik karena Tabuik ini sangat beratdan tingginya mencapai lebih dari 12 meter. Sehingga dibutuhkan gotong royongdari anak tabuik untuk menyatukannya.

PembuatanTabuik ini terdiri atas dua bagian yaitu pangkek ateh (Pangkat Atas) danpangkek bawah (Pangkat Bawah). Hal ini dilakukan menimbang konstruksi Tabuikdengan ketinggian tersebut.

KetuaPanitia Festival Tabuik, Riki Falentino, mengatakan Festival Hoyak Tabuik tahunini, termasuk cukup Meriah.

DiperkirakanPengunjung yang datang ke Pantai Gandoriah mencapai lebih dari 200 Ribu Orang,tentunya sangat memberikan Retribusi yang cukup tinggi dalam penyelenggaraanFestival tahunan tersebut.

Banyaknyapengunjung tentunya membuat perputaran rupiah di lokasi Hoyak Tabuik bisamencapai Rp 15 miliar.

Perayaantersebut masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf dan menjadiacara yang ditunggu warga dan wisatawan di Pariaman setiap tahunnya.

Setelahdiarak dari kedua lokasi asal, lalu kedua rumah Tabuik akan diarak ke pantaiGondoriah sebelum Tabuik dibuang ke laut sekitar pukul 18.10 WIB.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

Berita

Tragedi di Tol Padang–Sicincin, Dua Atlet Karate Sumut Gugur

Berita

Budaya Sipak Rago Masih Eksis di Padang

Berita

Rasa Otentik Rendang Amak Sejak 1990

Berita

Buru Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, Kabid Humas: Kendala Pengejaran Pelaku Menguasai Medan

Berita

Kasus Tewasnya Gadis Penjual Gorengan, Polda Sumbar: Identitas Pelaku Mulai Mengerucut

Berita

Anjing Pelacak Temukan Baju dan Sandal Milik Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan