Kitakini.news - Manchester mendadak sunyi. Di tengah keyakinan bahwa ia masih akan bertahan hingga kontraknya habis pada 2027, kabar mengejutkan justru datang dari pria yang selama satu dekade menjadi simbol kejayaan Manchester City.
Pep Guardiola dikabarkan memutuskan meninggalkan kursi pelatih City pada akhir musim 2025/2026.
Kabar Pep Guardiola tinggalkan City langsung mengguncang dunia sepak bola Eropa. Sebab, hanya beberapa hari sebelumnya Guardiola masih memberi sinyal ingin melanjutkan pekerjaannya di Etihad Stadium. Pelatih asal Spanyol itu bahkan sempat meredam spekulasi soal masa depannya usai membawa City tetap bersaing di berbagai kompetisi musim ini.
"Saya punya kontrak," ujar Guardiola saat ditanya mengenai peluang hengkang dari Manchester City.
Ucapan itu membuat banyak pendukung The Citizens percaya Guardiola akan bertahan setidaknya satu musim lagi. Maklum, kontraknya bersama Manchester City masih berlaku hingga 2027. Namun situasi berubah cepat.
Sejumlah laporan media Inggris mengungkap Guardiola telah memberi tahu sejumlah orang di internal klub bahwa musim ini kemungkinan menjadi akhir perjalanannya bersama Manchester City. Meski masih terikat kontrak, disebut terdapat klausul tertentu yang membuka peluang bagi Guardiola untuk pergi lebih cepat.
Selasa (19/5/2026) dini hari WIB, kabar Pep Guardiola tinggalkan City semakin ramai diperbincangkan. Akun sepak bola populer 433 di Instagram ikut mengunggah ucapan perpisahan bernuansa emosional untuk Guardiola. Unggahan tersebut menampilkan sosok Guardiola dengan pesan penghormatan atas perjalanan panjangnya bersama Manchester City.
Postingan itu langsung dipenuhi komentar dari penggemar sepak bola dunia. Banyak yang mengaku sulit membayangkan Manchester City tanpa Guardiola di pinggir lapangan, sosok yang selama bertahun-tahun identik dengan permainan menyerang, penguasaan bola, dan dominasi di kompetisi domestik maupun Eropa.
Jika benar berpisah, Guardiola akan menutup lembaran emas selama sepuluh tahun di Manchester City. Sejak datang pada 2016, ia berhasil mengubah City menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa. Gelar demi gelar sukses dipersembahkan, mulai dari Premier League, Piala FA, Piala Liga Inggris, hingga membawa klub meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah.
Kini pertanyaan besar mulai muncul: ke mana Guardiola akan melangkah setelah meninggalkan Manchester City?
Pilihan pertama adalah mengambil jeda dari dunia sepak bola. Guardiola sebelumnya pernah mengisyaratkan keinginannya beristirahat setelah tugasnya di City berakhir.
"Saya akan berhenti sejenak," kata Guardiola dalam wawancara sebelumnya terkait masa depannya.
Selain itu, sejumlah media Eropa mulai menghubungkan Guardiola dengan kursi pelatih tim nasional. Italia disebut menjadi kandidat kuat, sementara Brasil dan Spanyol juga masuk dalam daftar spekulasi karena diyakini membutuhkan sosok pelatih elite untuk proyek jangka panjang.
Di sisi lain, Manchester City mulai sibuk mencari pengganti. Nama mantan asistennya, Enzo Maresca, disebut masuk radar utama karena memahami filosofi permainan Guardiola setelah pernah menjadi bagian penting staf pelatih City.
Hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Manchester City maupun Pep Guardiola.
Sumber: Reuters, The Guardian, The Times, Cadena SER, TalkSport, Instagram 433.