Banjir Padang

Banjir Terjang Padang, Tiga Kecamatan Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung

Banjir Padang Meluas, Evakuasi Warga Terus Berlangsung
Sukri - Senin, 03 Agustus 2026 21:36 WIB
istimewa
Banjir di Kota Padang 3 Agustus 2026. (Foto: sakato.co.id)

Kitakininews.co.id - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Senin (3/8/2026) siang hingga sore memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi warga menggunakan perahu ke lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan laporan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir melanda tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung. Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Lapau Munggu, Kompleks Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, hingga Gunung Sarik. Sementara di Koto Tangah, genangan merendam Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri. Adapun di Bungus Teluk Kabung, banjir terjadi di Bungus Selatan, Bungus Barat, Bungus Timur, Teluk Kabung Utara, dan Teluk Kabung Tengah.

BNPB menyebut hujan deras berlangsung selama sekitar enam jam, menyebabkan air meluap ke permukiman warga dan sejumlah jalan utama. Arus banjir bahkan menghanyutkan beberapa kendaraan yang berada di kawasan terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan proses pendataan masih dilakukan karena kondisi di lapangan terus berkembang.

"Pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil masih dalam proses oleh BPBD Kota Padang. Dari pantauan visual yang kami terima, banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan," ujar Abdul Muhari.

Hingga Senin malam, belum ada laporan resmi yang mengonfirmasi korban jiwa. BNPB menegaskan pendataan korban meninggal, korban luka, maupun kerusakan masih dilakukan oleh BPBD Kota Padang.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan warga yang masih terjebak banjir.

"Evakuasi dilakukan agar warga bisa dikeluarkan dari lokasi banjir, lalu dipindahkan ke tempat yang aman," kata Hendri Zulviton.

Menurut Hendri, salah satu fokus penyelamatan berada di kawasan Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, tempat sekitar 35 kepala keluarga membutuhkan bantuan evakuasi karena genangan terus meningkat.

Dari berbagai titik terdampak, Kecamatan Kuranji menjadi wilayah yang mengalami banjir paling parah. Sejumlah laporan lapangan menyebut ketinggian air di beberapa lokasi mencapai sekitar 1,5 meter, merendam rumah warga dan memutus akses jalan. Arus banjir juga membawa lumpur serta material kayu dari aliran sungai.

Tim gabungan hingga kini masih menyisir kawasan terdampak menggunakan perahu untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai maupun daerah rendah agar tetap waspada mengingat potensi hujan sedang hingga lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Sumber: BNPB, BPBD Kota Padang, ANTARA, Metro TV News.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Angin Kencang Robohkan Puluhan Hektar Tanaman Padi di Batubara

Berita

Lapar dan Nafsu Makan Makin Menggila saat Hujan, Kenapa?

Berita

5 Kg Ganja Gagal Edar di Tapsel, Polisi Amankan Dua Pelaku

Berita

Berawal dari Adu Mulut Berujung Pembacokan, Petugas Amankan 4 Terduga Pelaku dan Sebilah Sajam

Berita

Kasatlantas Pimpin Penindakan Pelanggaran Lalulintas di Padangsidimpuan

Berita

Seorang Pria Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Komplek Ruko City Walk Padangsidimpuan