Kekhawatiran Perbankan Bangkrut Mereda, IHSG dan Rupiah Menguat

- Rabu, 29 Maret 2023 20:16 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/uang_rupiah.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Setelah sempat tertekan pada perdagangan awal pekan, IHSG berbalik menguat pada perdagangan kemarin dan hari ini. Pada hari ini, IHSG menguat 1.17% di level 6.839,44. 

Sementara mata uang rupiah juga mengalami penguatan di kisaran level 15.060 per US Dolar. Pasar keuangan di tanah air membaik kinerjanya seiring dengan mulai meredanya kekuatiran dari dampak kebangkrutan Bank sebelumnya.

Pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin mengungkapkan pekan ini memang membawa kabar baik yang menyelimuti pasar keuangan, meskipun belum bisa dipastikan bahwa badai dari krisis perbankan benar benar telah pergi. 

"Karena sejumlah pejabat di belahan Negara lain tengah melakukan upaya untuk meminimalisir dampak kerusakan yang ditimbulkan dari krisis perbankan saat ini, beserta dengan potensi sistemik yang mungkin timbul," ujarnya, Rabu (29/3/2023).

Setidaknya, sambung dia, pasar keuangan rehat dahulu sejenak dari kabar buruk krisis perbankan yang mencuat di AS, hingga Swiss. 

"Namun saya menilai kinerja pasar keuangan tetap berada dibayangi potensi koreksi, karena ketidakpastian masih ada dan terus membayangi kinerja pasar saat ini," kata dia.

Selain IHSG dan rupiah, imbuhnya, harga emas juga terpantau mengalami koreksi terbatas di  level $1.966 per ons troy nya. Harga emas mengalami koreksi yang sehat setelah sempat naik di atas $2.000 per ons troy. Jika merunut pada kinerjanya hari ini, harga emas tentunya terpukul dari sisi penurunan harga serta penguatan mata uang rupiah atau pelemahan US Dolar.

 

"Jika dirupiahkan, harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran level Rp 955 ribu per gramnya. Akan tetapi saya tidak merubah outlook atau perkiraan harga emas kedepan. Dikarenakan potensi penguatan harga emas sangat didukung oleh faktor fundamental," ungkapnya. 

Di mana. lanjut Gunawan, krisis perbankan serta resesi yang memang tengah mendekat menjadi alasan utama investor lebih memilih emas nantinya.

Dan di sisa perdagangan pekan ini, pasar keuangan maupun harga emas masih berpeluang untuk bergerak dua arah. Artinya masih ada potensi untuk menguat maupun turun, meksipun baik penguatan dan penurunan diperkirakan masih akan bergerak dengan sangat terbatas.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

Bisnis

Takut Kalang Kabut, Wali Kota Medan Pimpin Rapat Siaga Bencana Hidrometeorologi

Bisnis

Wali Kota Medan Rico Waas Perkuat Koordinasi dengan UNHCR untuk Penanganan Pengungsi

Bisnis

Sumpah Pemuda, Wagubsu Serahkan Penghargaan Kepada 7 OKP

Bisnis

Pemko Medan Perkuat Integrasi Data untuk Capai Target 50.000 Lapangan Kerja

Bisnis

Polda Sumut Tangkap Konten Kreator TikTok, Motif Hina Agama karena Frustasi Ekonomi

Bisnis

Bank DBS Digugat Rp3 Miliar, Ahli Hukum Kritik Pemblokiran Rekening Nasabah