BTN Pastikan Hasil Rights Issue Tepat Sasaran Untuk Masyarakat

- Senin, 30 Januari 2023 10:05 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202301/btnmm.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memulai tahun 2023 dengan optimisme,terlebih setelah mendapatkan suntikan dana segar senilai total Rp4,13 triliundari hasil penyelenggaraan Rights Issue  dan Penyertaan Modal Negara (PMN)sebelumnya.

Dalam penyelenggaraan Rights Issue itu Menteri KeuanganRepublik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati berharap dari PMN yang diberikanPemerintah, Bank BTN dapat bersinergi dan memberi nilai tambah dan tetapmemprioritaskan kesehatan neraca keuangannya dalam menjawab tantangan sektorperumahan.

"Jadi saya berharap, BTN tentu untuk bisa bersinergidan memberi nilai tambah tapi BTN harus sehat, kalau anda sakit, sama kalauanda sakit punya Covid, mau join sama malah bisa nularin semua. So the firstand the most important conditions BTN harus menjadi nilai tambah, anda harussehat anda harus well governed, anda harus efisien, anda harus bettermanage, anda harus kompetitif anda baru memiliki nilai tambah,” kata MenteriKeuangan saat memberikan paparan pada Rapat Kerja Bank BTN 2023, di Jakarta,Jumat (27/1/2023) lalu.

Pada rapat kerja BTN yang khusus membahas target daninisiatif Bank BTN tahun 2023 tersebut, Menteri Keuangan menekankan pentingnyaBank BTN terus menjaga neraca keuangannya pada sisi fundamental meskipundiberikan amanah oleh Pemerintah untuk mendukung program perumahan yangditetapkan Pemerintah.

"Kita semuanya bisa ditugasi negara untuk tujuan apapun,tapi kalau kita ditugasi untuk menjadi professional adalah menjalankan amanahsecara benar, efisien, tidak mudah puas dan terus haus terhadap prestasidan meningkatkan serta menjaga tata kelola serta keuangan anda," kata MenteriKeuangan menegaskan.

Menteri Keuangan menilai, dalam menetapkan target-targetpencapaian dari penggunaan dana Rights Issue tidak dipersempit hanya padapenyaluran kredit ke perumahan, namun harus lebih luas dari target akumulasisebesar 1,32 juta unit yang ditetapkan tercapai pada tahun 2025.

"Anda BUMN, tidak bekerja sekedar cari untung, keuangantetap harus harus dijaga tapi its the not only objective, anda punya idealisme,membangun Indonesia, mensejahterakan masyarakat dari sisi keuangan, jalankanamanah itu dengan baik istiqomah menjadi mortgage company terbaik di ASEAN danmembuat rakyat dan Indonesia bangga kepada anda," katanya.

Menindaklanjuti arahan Menteri Keuangan, Direktur Utama BankBTN, Haru Koesmahargyo dan Wakil Komisaris Utama, Iqbal Latanro menandatanganiKontrak Kerja Manajemen tahun 2023 yang memasukan target-target dari KPI RightsIssue.

"Kami akan memastikan amanah yang telah diberikan akan kamilaksanakan dengan penuh kesungguhan hingga masyarakat dapat merasakan manfaatyang nyata yaitu memiliki rumah dengan cepat, mudah dan murah," kata Haru.

KPI Rights issue yang dimaksud Haru meliputi diantaranya peningkatanpenyaluran KPR secara akumulatif dari tahun 2021-2024 menjadi 1,32 jutaunit, peningkatan profitabilitas, perbaikan rasio permodalan, rasio kualitaskredit, peningkatan kontribusi dividen dan pajak  untuk negara sertapenciptaan inovasi bisnis.

Sementara untuk tahun 2023, Haru menilai terdapat sejumlahtantangan yang menghadang perekonomian dan bisnis perbankan, diantaranyaketatnya likuiditas dan kenaikan suku bunga acuan serta persaingan baikdari sisi suku bunga kredit maupun tabungan hingga tren transaksi digitalyang menjadi prilaku baru nasabah.

Oleh sebab itu pada Rapat Kerja dengan tema DigitalDisruption to Expand Mortgage and Beyond tersebut, Haru menegaskan perlunyatransformasi digitalisasi bisnis yang diiringi dengan transformasi leadership.BTN berkomitmen untuk mengembangkan Digital Channel ekosistem yang dapatmemenuhi kebutuhan masyarakat dari sisi hunian.

"Saat ini Bank BTN telah memiliki BTN Property, BTNProperty for Developers & BTN Smart Residence yang dapat memberikankenyamanan bagi Nasabah mencari rumah yang diiinginkan sekaligus dapat memberikanjasa after sales kepada Nasabah. BTN menciptakan sebuah ecosystem perumahanyang dapat diakses hanya dalam genggaman tangan. pengembangan ini akan terusdilakukan sebagai bagian komitmen Bank BTN menjadi the best mortgage Bank inSoutheast Asia 2025," kata Haru.

Adapun target tahun 2023 Haru menjelaskan, diantaranya,kredit tumbuh sekitar 9%, sementara Dana Pihak Ketiga tumbuh sekitar 8 %,sementara laba bisa meningkat sekitar 8% serta NPL bisa ditekan di bawah 3%.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Komisaris Utama BTN, IqbalLatanro menyampaikan pandangan agar BTN mampu menghadapi tantangan danmemaksimalkan potensi tahun 2023 antara lain, Bank BTN harus memperkuat muruahsebagai Bank Perumahan, peningkatan dana murah serta peningkatan fee basedincome atau pendapatan non bunga.

"Selain itu dari sisi SDM, diperlukan peningkatan kompetensipegawai, dan peningkatan budaya melayani nasabah serta meningkatkanleadership," tutup Iqbal.

Kontributor: Abimanyu


Tag:

Berita Terkait

Advertorial

DPRD Medan Perkenalkan Inovasi Diorama Digital Interaktif

Advertorial

BTN Kanwil Sumatera Bidik Penyaluran KPR Subsidi 26.830 Unit

Advertorial

Siapkan Para Hafidz, Pesantren Tahfidz Al-Quran Abdullah Al Busyroni Tawarkan Program Unggulan

Advertorial

Raih 10 Penghargaan, Layanan BTN Syariah Dinilai Memuaskan

Advertorial

BTN Kanwil IV Bidik Dana Tabungan Rp4,45 Triliun

Advertorial

Kuartal I 2023 Laba Bersih BTN Syariah Melonjak 40 %