Strategi PGN Hadapi Disrupsi AI Sabet Penghargaan Indonesia Excellence GCG Awards 2026

Siti Amelia - Senin, 13 Juli 2026 15:14 WIB
dokumentasi pgn
Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana mewakili PGN menerima Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Supporting National Energy Diversification and Transition - Oil and Gas Category pada ajang Indonesia Excellence Good Corporate G

Kitakininews.co.id - Di tengah ketidakpastian global dan pesatnya disrupsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sukses membuktikan ketangguhan tata kelola perusahaannya. Subholding Gas Pertamina ini berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026.

Dalam gelaran yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada akhir Juni lalu, PGN dianugerahi penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Supporting National Energy Diversification and Transition - Oil and Gas Category. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen PGN dalam menjaga transparansi dan integritas di tengah lanskap bisnis yang dinamis.

Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, mengungkapkan bahwa tahun 2026 membawa tantangan baru, mulai dari fragmentasi geopolitik hingga penetrasi AI yang berpotensi mendisrupsi operasional industri energi. Namun, PGN menjadikan prinsip GCG sebagai kompas utama untuk merespons tantangan tersebut.

"Kami memperkuat aspek keamanan data, akuntabilitas penggunaan teknologi, dan peningkatan kompetensi digital internal dengan tetap menempatkan prinsip GCG sebagai fondasi," ujar Eri dalam keterangan resminya.

Saat ini, digitalisasi telah terintegrasi di seluruh rantai bisnis gas bumi PGN, mulai dari operasional aset, pemeliharaan jaringan, hingga layanan pelanggan. Untuk memitigasi risiko digital, PGN memperkuat keamanan siber pada tiga dimensi utama: People, Process, dan Technology.

Langkah proteksi ini membuahkan hasil signifikan. Sepanjang tahun 2026, sistem cyber security PGN dilaporkan berhasil mencapai tingkat keamanan 100 persen, memberikan perlindungan optimal terhadap kerahasiaan dan integritas data perusahaan.

Selain fokus pada digitalisasi, PGN menerapkan konsep Future-Ready Governance. Penerapan tata kelola masa depan ini memastikan setiap langkah inovasi dan operasional perusahaan berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest).

Prinsip tersebut juga diterapkan dalam pengawalan berbagai proyek strategis ramah lingkungan demi mendukung transisi energi nasional. Beberapa proyek yang tengah digenjot PGN antara lain: Perluasan jaringan pipa gas bumi nasional; Optimalisasi infrastruktur Liquefied Natural Gas (LNG); Inisiasi bisnis baru berbasis rendah karbon, seperti biomethane.

Eri menegaskan bahwa penerapan GCG berkelanjutan adalah modal krusial bagi PGN untuk tampil kompetitif di kancah global. "PGN berkomitmen untuk terus mempertahankan standar etika bisnis tertinggi demi mendorong pertumbuhan perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas," pungkasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Bisnis

Resmi! Gopprera Panggabean Jadi Ketua KPPU Baru, Siap Perketat Pengawasan Pasar

Bisnis

Ledakan dan 27 Tewas dan 63 Terluka Akibat Kebakaran Tempat Huburan Malam di Bangkok

Bisnis

Anggaran Jamda Pramuka Sumut Dipertanyakan, Dikky Anugerah Panjaitan Diminta Transparan

Bisnis

Tidak hanya Dibikin Jus, Dimakan Langsung, atau Dimasak Fajri, Air Rendaman Nanas juga Bermanfaat

Bisnis

GMNI Minta Kejaksaan Transparan, Soroti Penggeledahan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah

Bisnis

Jalur Lembah Anai Segera Dibuka, Satgas PRR Pacu Pemulihan Konektivitas Sumbar