Kitakininews.co.id - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyiapkan skema pelayanan alternatif guna mengatasi kepadatan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan.
Peningkatan volume kendaraan di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) setempat dipicu oleh gangguan jaringan internet pada SPBU 14.228.335. Kendala teknis tersebut memperlambat proses transaksi pemindaian QR Code, sehingga menumpuknya kendaraan dan mendorong sebagian warga beralih ke SPBU terdekat.
Sebagai langkah darurat, Pertamina mengoptimalkan operasional SPBU 14.228.341 dan SPBU 16.228.027 agar tetap melayani masyarakat secara normal di tengah lonjakan beban transaksi.
"Pertamina telah berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan jaringan untuk mempercepat penanganan kendala di SPBU 14.228.335 agar operasional dapat segera kembali normal. Kami juga mendorong pengelola SPBU menyiapkan layanan internet cadangan (backup) sebagai mitigasi," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam pernyataan resminya, Jumat (7/8/2026).
Guna mencegah kelumpuhan pelayanan saat sistem digital bermasalah, Pertamina mengaktifkan mekanisme transaksi alternatif sesuai ketentuan operasional, termasuk skema post purchase yang diterapkan secara situasional tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan keamanan.
Pertamina Patra Niaga memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga keandalan jaringan dan distribusi BBM di seluruh SPBU kawasan Teluk Dalam kembali stabil. Masyarakat yang membutuhkan informasi operasional lebih lanjut juga diimbau memanfaatkan layanan Pertamina Customer Solution melalui kontak 135.