Kitakininews.co.id - Fasilitas publik berskala besar kini semakin terbuka menjadi pusat pembelajaran langsung bagi dunia akademis. Hal ini terlihat saat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan membuka pintu Terminal Penumpang Bandar Deli sebagai lokasi praktik kerja lapangan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan, Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Medan.
Kegiatan kunjungan edukatif yang berlangsung selama dua hari, Selasa (22/9/2026) hingga Rabu (23/9/2026) tersebut diikuti oleh belasan mahasiswa tingkat akhir. Kehadiran para akademisi muda ini difokuskan untuk mengamati, menganalisis, serta menguji langsung penerapan standar kebersihan dan tata kelola kesehatan lingkungan pada simpul transportasi laut yang melayani mobilitas masyarakat tinggi.
Selama di lapangan, para peserta tidak sekadar mendengarkan pemaparan teoretis mengenai operasional pelabuhan, melainkan aktif melakukan observasi teknis. Pengecekan mendetail mencakup berbagai indikator penting kenyamanan dan kesehatan ruang publik, mulai dari pengukuran tingkat suhu dan kelembapan udara, evaluasi intensitas pencahayaan ruangan, hingga uji kualitas air bersih di lingkungan terminal.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengungkapkan antusiasmenya atas sinergi positif yang terjalin antara dunia kepelabuhanan dan institusi pendidikan kesehatan. Menurutnya, pemanfaatan fasilitas publik sebagai sarana laboratorium terbuka memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu perkuliahan secara langsung di tengah kompleksitas aktivitas masyarakat.
Pengalaman praktis semacam ini dinilai sangat krusial untuk membekali calon tenaga ahli kesehatan lingkungan agar lebih siap menghadapi tantangan riil di dunia kerja. "Melalui pengamatan langsung terhadap karakteristik fasilitas umum berkapasitas besar, para mahasiswa dapat memahami pentingnya penerapan standar sanitasi yang ketat guna menjamin kesehatan dan keselamatan publik," ucapnya.
Inisiatif kolaboratif ini mencerminkan komitmen pengelola pelabuhan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Sumatra Utara. Ke depan, ruang pembelajaran terbuka seperti ini diharapkan terus berlanjut untuk melahirkan lulusan profesional yang kompeten serta peka terhadap standar kesehatan lingkungan di berbagai sektor industri.