Kitakininews.co.id - Eksistensi infrastruktur penanganan darurat kini menemukan babak baru yang lebih humanis. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Sales Region and Operation I (SOR I) resmi mengalihkan sarana penunjang oksigen medis, yang dulunya disiapkan untuk siaga pandemi Covid-19, untuk memperkuat layanan kesehatan darurat serta pemulihan pascabencana di Sumatera Utara dan Aceh.
Langkah transformatif ini diwujudkan melalui penyaluran satu unit kontainer khusus beserta 149 tabung oksigen berkapasitas 6 meter kubik. Bantuan tersebut didistribusikan secara strategis untuk menjangkau fasilitas kesehatan militer hingga rumah sakit daerah yang sedang berjuang bangkit dari musibah.
Sebanyak satu unit kontainer dan 49 tabung oksigen diserahkan kepada Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 902/Sri Paduka Gocah di Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Infrastruktur ini krusial untuk menunjang kesiapan Kompi Medis di lingkungan batalyon sekaligus memperluas jejaring bantuan medis darurat bagi masyarakat sekitar.
Komandan Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah, Letkol Akhmad Saefuddin, menyambut baik sinergi ini. Ia memastikan bantuan tersebut tidak hanya berhenti di lingkungan militer, tetapi juga disalurkan ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Tabung oksigen ini akan kami manfaatkan sendiri, selain kami bagikan ke rumah sakit yang dikelola oleh tentara terdekat serta Puskesmas yang bekerja sama dengan kami," ujar Letkol Saefuddin saat menerima bantuan, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, napas baru juga disuntikkan ke tanah Serambi Mekkah. Sebanyak 100 tabung oksigen dengan kapasitas serupa digelontorkan untuk RSUD Aceh Tamiang. Bantuan ini menjadi penyelamat darurat mengingat rumah sakit tersebut sempat lumpuh akibat hantaman banjir.
Sejumlah aset tabung oksigen milik RSUD dilaporkan hilang terbawa arus atau rusak total setelah terendam lumpur, membuat ketersediaan logistik medis menipis di tengah proses pemulihan.
General Manager PGN SOR I, Andi Sangga Prasetia, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk optimalisasi aset agar tetap memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan publik setelah fase pandemi mereda.
"Kontainer berikut mesin pengisi ulang oksigen dipersiapkan PGN di wilayah Sumatera Utara sesuai penugasan dari pemerintah saat mengantisipasi kebutuhan oksigen medis. Kini, kami mengoptimalkannya kembali agar tetap bermanfaat," terang Andi.
Menyadari vitalnya fungsi alat kesehatan, PGN memastikan seluruh unit yang didistribusikan telah melalui serangkaian uji mutu yang ketat. Seluruh tabung telah melewati proses kalibrasi ulang dan uji hidro (hydro test) guna menjamin standar keamanan tertinggi sebelum digunakan oleh pasien.
Melalui sinergi lintas sektor ini, PGN tidak hanya memperpanjang masa manfaat aset negara, tetapi juga memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat di garis depan pelayanan kesehatan Sumatera Utara dan Aceh.