Kitakini.news –Harga telur terus merangkak naik dalam 2 minggu terakhir ini. Di pasartradisional, harga telur naik Rp 200 per butir.
Seperti di pasartradisional Halat yang terdapat di jalan Halat, Kota Medan, harga telur terusnaik hingga mencapai harga 2 ribu lebih.
Salah seorangpedagang, Salsabilah mengatakan harga telur sudah 2 minggu ini mengalamikenaikan.
“Kenaikan hargatelur ini sudah lumayan lama. Untuk harga terkecil mencapai Rp 1.500 sedangkanyang terbesar bisa mencapai harga Rp 2.100 per butirnya,” ujar Salsabilah,Kamis (18/5/2023).
Dikatakannyadengan kenaikan harga telur yang cukup sigfinikan membuat pembelian konsumenmenurun. Pembeli tidak lagi membeli telur sama seperti saat harga belum naik.
“Ada pembeli yangbiasanya membeli 10 butir, kini hanya 5 butir saja. Yang biasanya membeli 1papan kini hanya membeli 10 – 15 butir saja,” papar Salsa.
Salsa menyatakanpenurunan penjualan telur miliknya bisa mencapai 20 persen sehingga pendapatandari menjual telur ayam juga menurun.
“Biasanya paraibu rumah tangga mengurangi jumlah pembeliannya, sedangkan untuk rumah makanmasih tetap membeli hanya saja ukurannya agak berbeda dengan yang lama,” paparSalsabila.
Dirinyamenyebutkan untuk pembelian 1 papan telur harganya cukup bervariatif. Untukukuran sedang dijual dengan harga Rp 48.000 per papannya. Sedangkan untukukuran jumbo bisa mencapai Rp 60.000 per papan.
Salsa menambahkankalau penyebab mahalnya harga telur disebabkan permintaan yang lumayan tinggisementara stok menipis.
“Stok telursedikit sementara permintaan tetap bahkan meningkat sehingga harga menjadinaik,” pungkas Salsa.
Kontributor:Azzareen