Kitakini.news - Budidaya ayam kampung Mardi (Ayam Pedaging atau AyamPetelur,red) di Marelan tembus sejumlah pasar di Medan yang dalam 1 bulan bisameraup untuk Rp23 juta.
Seperti salah seorang peternakayam kampung mardi bernama Riadi yang berada di kawasan jalan KaptenRahmadbudin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara.Dengan memanfaatkan halaman belakang rumah miliknya, Riadi menjadikan tempatnyatempat pembudidayaan 300 ekor ayam mardi yang merupakan ayam pedaging atau petelur.Ayam tersebut berasal dari negara tetangga yang menjadi salah satu darisembilan bahan pokok.Saat ditemui Kitakini.news Riadi di rumahnya, Selasa (13/6/2023), Riadi mengakuternak ayam ini sudah hampir 5 tahun ditekuninya. Hewan unggas ini biasanyadipelihara untuk dimanfaatkan daging, telur dan bulunya. Hal ini menjadipeluang bisnis yang menjanjikan dimana per kilonya Ayam Mardi dijual seharga Rp60ribu.Riadi juga menjelaskan, selain menjual daging dan telur ayam, peternak jugamenjual anak ayam perekornya seharga Rp13.000 yang baru menetas denganmenggunakan alat buatan sendiri yakni Inkubator. Dalam sebulan peternak bisamenghasilkan uang sebesar Rp23 juta.
Kontributor : Azzareen