Kitakini.news - Wali Kota Medan Bobby Nasution mewanti para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak mengambil keuntungan pribadi dari Gerakan Pangan Murah (GPM).
Ada sanksi menanti bagi ASN yang kedapatan memborong aneka produk di kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (21/6/2023) di Lapangan Pertiwi Medan ini.
Pesan wali kota dibacakan Asisten Ekonomi Pembangunan Setdako Agus Suriyono dalam pembukaan perhelatan GPM, Selasa (20/6/2023).
“GPM ini dipersiapkan untuk warga Medan yang membutuhkan subsidi bahan pangan pokok, sudah selayaknya para ASN tidak mengambil keuntungan pribadi dari kegiatan ini,” ucap Agus.
Agus yang juga Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Medan ini juga menyampaikan imbauan wali kota agar masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan.
"Berbelanja sesuai keinginan menyebabkan kebutuhan pangan meningkat dan berpengaruh signifikan pada kenaikan harga di pasaran," kata dia.
Agus juga memaparkan, GPM bertujuan agar masyarakat lebih mudah dan dapat membeli dengan harga murah kebutuhan pokok. Karena itu, lanjut Agus berharap lebih banyak pihak yang terlibat, terutama dari mitra distributor.
Dia menekankan, para distributor harus mampu memikirkan kemashalatan umat melalui subsidi sosial dan tidak hanya berorientasi meraih keuntungan ekonomi.
“Semakin banyak pihak terlibat dan mau menyisihkan sedikit margin keuntungan, maka kegiatan GPM ini akan bisa kita laksanakan dengan skala besar pada banyak titik di Kota Medan, sehingga semakin banyak pula masyarakat yang terbantu,” ungkapnya.
Setelah membuka GPM secara resmi, Agus Suriyono meninjau stand-stand yang memajangkan berbagai produk pangan. Dia memastikan produk pangan yang dijual di GPM ini di bawah harga pasar.
Masyarakat pun tampak antusias mengikuti acara ini. Usai pembukaan mereka langsung mendatangi stand-stand di sekeliling Lapangan Pertiwi.
Berbagai produk dijual yakni beras, cabai merah keriting, cabit rawit, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, gula konsumsi, minyak goreng dalam ajang ini. Seluruh produk GPM dijual di bawah harga pasar, antara lain cabai rawit Rp18.000/kg, cabai merah Rp18.000/kg, beras kemasan 5kg Rp45.000, dan telur Rp45.000/papan.
Reporter : Siti Amelia