OJK : Pasar Modal Alternatif Pendanaan

- Jumat, 25 Agustus 2023 03:46 WIB

Kegiatan Workshop Go Public dalam Rangka Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara, Rabu (23/8/2023). (foto : humas ojk) 

 

 

Kitakini.news - Mendorong peningkatan akses pendanaan melalui Pasar Modal, OJK Regional 5 Sumbagut bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Anggota Bursa (AB) menyelenggarakan “Workshop Go Public dalam Rangka Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara".

Kegiatan yang terlaksana Rabu (23/8/2023) ini, diikuti oleh peserta yang tediri dari para pelaku usaha yang tergabung dalam asosiasi KADIN, HIPMI, APINDO, dan INTI di Medan. 

“Workshop yang rutin dilaksanakan ini merupakan komitmen OJK Regional 5 Sumbagut dalam mengembangkan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Kepala Regional 5 Sumbagut Bambang Mukti Riyadi dalam sambutannya. 

Menurutnya, dengan menjadi perusahaan publik melalui Initial Public Offering (IPO), para pelaku usaha selain memperoleh akses pendanaan modal tambahan untuk mendukung usahanya, juga dapat meningkatkan reputasi melalui peningkatan tata kelola dan transparansi pelaporan kinerjanya.

“Dampak dari IPO tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga dapat menciptakan multiplier effect dalam memberikan dorongan signifikan terhadap ekonomi daerah antara lain memperluas lapangan kerja, mendorong pertumbuhan industri pendukung perusahaan, dan meningkatkan investasi daerah khususnya di Sumatera Utara,” kata Bambang. 

Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan panduan rinci tentang proses perencanaan, persyaratan, manfaat, serta tanggung jawab yang terkait dengan menjadi perusahaan publik. 

Turut hadir dalam kegiatan workshop Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu yang menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam mempersiapkan rencana perusahaan untuk melakukan IPO sejak dini. 

“Kegiatan ini sangat penting, kita harapkan KADIN selaku induk organisasi para pelaku usaha bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk mendapatkan informasi lebih detil terkait IPO. Persiapan IPO tidak perlu menunggu kondisi ekonomi baik, kita dapat mempersiapkan proses IPO sejak dini agar pada saat target pelaksanaannya nanti proses IPO yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik,” ujar Gus Irawan.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka HUT ke 46 Pasar Modal Indonesia dari BEI kepada Pelaku UMKM binaan KADIN Sumatera Utara yang diserahkan oleh Direktur Keuangan dan SDM BEI Risa E. Rustam.

OJK Regional 5 Sumbagut akan terus berkomitmen dalam menghadirkan inisiatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan perkembangan bisnis di Sumatera Utara. 

 

Reporter : Siti Amelia


Tag:
OJK

Berita Terkait

Bisnis

Cegah Transfer Pricing, OJK Lantik Henry Rialdi Jadi Deputi Komisioner BMKS Judul Alternatif

Bisnis

Bentengi Pelajar dari Produk Keuangan Ilegal, OJK Sumut dan Pemkab Karo Dorong Budaya Menabung Resmi

Bisnis

OJK Inisiasi Satgas Pembiayaan UMKM, Bidik Ekosistem Keuangan yang Lebih Inklusif

Bisnis

SNLIK 2026: Inklusi Keuangan Capai 93,61%, Kelompok Muda dan Perkotaan Paling Melek Finansial

Bisnis

Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

Bisnis

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas