Stres? Ini Tips Beres-beres Rumah untuk Moms yang Punya Anak Balita

- Jumat, 03 Februari 2023 22:49 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/rumahh.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Masatumbuh kembang anak memang menjadimomen yang paling ditunggu-tunggu. Inimerupakan moment yang membahagiakan bagi para ibu mana pun. Terlebihsaat memasuki usia balita, di mana si kecil lagi aktif-aktifnya. Setiap tingkah polah yang dilakukan anaktentunya memberikan keceriaan tersendiri yang dapat mewarnai hari-hari.

Namun, bukan berarti masa-masa ini tidak dipenuhi tantangan. Si kecil yangbegitu aktif tak jarang bikinrumah jadi berantakan. Menjaga rumah tetap rapi jelas menjadi tantangan tersendiri. Lantas, bagaimana sih tipsberes-beres rumah untuk para ibuyang memiliki anak balita? Yuk simaktips di bawah ini!

Tips Beres-beres Rumah untuk Moms yang Punya Anak Balita1. BersihkanBagian yang Paling Kotor

Mengurus anak sambil mengerjakan berbagai pekerjaan rumahtangga memang bisa jadi tugas yang tidakada akhirnya untuk seorangibu. Tak jaranghal ini membuat ibu merasa kewalahan dengan banyaknya pekerjaan yang perlu diselesaikan.

Saat melihat rumah berantakan, jelas bisa membuat stres semakin bertambah. Namun, ibuharus tetap tenang sambilberusaha memilah mana yang harus dikerjakan terlebih dulu. Temukan bagian rumahpaling kotor yang perludibersihkan segera, misalnya bagian dapur atau area bermain anak yang penuhdengan mainan dan sisa remah makanan anak. Dahulukan untuk membersihkan bagianyang memang paling kotor tersebut yabu.

2. TidakPerlu di Bersihkan SetiapWaktu, Cukup Pastikan Ruangan Amanuntuk Bermain Anak

Sebagai ibu, kadang ada perasaan ingin segala sesuatunyaberjalan dengan sempurna, termasuk rumah yang selalu bersih dan rapi. Namun,ketahuilah bahwa perasaan ini bisa menambah rasa stres yang ibu rasakan.

Tidak perlu memastikan rumah bersih setiap saat. Jika memang lelahatau tidak sempat merapikanseluruh bagian rumah, ibu cukup fokus pada area yang biasa digunakan sebagaitempat bermain anak. Pastikan ruangan tersebut bersih dan aman digunakan untukbermain, bebas dari benda-benda yang bisa membuat anak terluka atau berisikotertelan olehnya.

Ibu juga bisa mempersiapkan ruang bermain anak yang nyamandengan mencuci dan mengepel lantai terlebih dulu untuk memastikan area di rumahbebas kuman dan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan anak.

3. BeriBatasan Ruang Bermain Anak

Tak bisadipungkiri jika salah satupenyebab rumah jadi berantakan lagi usai dirapikan adalah tingkah polah anak saat bermain di dalamrumah. Usia balita memang menjadi momen ketika si kecil aktif dan ingin tahubanyak hal. Ia akan lebih suka membawa mainan favoritnya ke berbagai sudutrumah. Bahkan, tidak jarangjuga ia akan mengacak-acak berbagai barang yang sebelumnya sudah ditata rapioleh ibu.

Untuk mencegahseluruh rumah berantakan, ibu bisa mulai menerapkan aturan pembatasan ruangbermain anak. Jika memang tidak memiliki ruang khusus, biasakan anak hanyabermain di ruang tengah saja dan berikan batasan untuknya. Misalnya dengantidak memperbolehkan anak bermain di ruang tamu. Berikan penjelasan kepada anaksecara perlahan dan berulang. Jika dibiasakan sejak kecil, hal kecil ini jugabisa melatih sisi disiplin diri anak loh moms.

4. AjakAnak Belajar Membereskan Mainannya

Belum selesai bermain balok, tiba-tiba si kecil masuk kedalam kamar dan mengeluarkan mainan lain seperti masak-masakan ataumobil-mobilan favoritnya. Lama-lama akan semakin banyak mainan anak yang menumpuk dan bikin rumah jadi berantakan. Melihat mainannyaberantakan, tidak jarang itu bikin moms jadi merasa stres sendiri.

So, tidak ada salahnya untuk mulaimengajarkan anak untuk membereskan mainannya sendiri. Sediakan kotak mainan diarea yang sering menjadi tempat bermainnya, misalnya di kamar dan ruang tengah.Terapkan peraturan yang harus ia patuhi, yakni biasakan membereskan mainannya dulu sebelum mengeluarkanmainan yang lain.

Awalnya mungkin hal ini susah untuk diikuti oleh anak. Namun, jika ibu konsisten untukmengingatkan dan menerapkan aturan tersebut, secara perlahan anak akan memahamibahwa ia harus membereskanmainannya jika sudah selesai digunakan. Cara ini juga bisa melatih kemandiriananak di usia tumbuh kembangnya.

5. MintaBantuan Pasangan

Jangan ragu untuk meminta bantuan pasangan ya moms, terutama saat kamu sedang merasakewalahan. Misalnya saja meminta bantuannya untuk melipat pakaian yang barudicuci, mencuci piring, dan kegiatan beres-beres rumah lainnya.

Kamu juga bisa membuat jadwal bersih-bersih rumah bersamapasangan. Misalnya setiap weekend menjadi jadwal membersihkan rumah secaramenyeluruh sehingga kegiatan ini bisa terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Sulitnya membagi waktu antara mengurus rumah dan anak memangkerap bikin banyak tugas jaditidak sempat diselesaikan.Namun, pastikan hal tersebut tidakdijadikan sebagai beban agar momstidak mengalami stres berlebihan ya!  


Tag:

Berita Terkait

Berita

Parkinson di Usia Muda, Jaga Gaya Hidup

Berita

Jejak Karier AKBP Denny Kurniawan: Dari Kapolres hingga Dipecat karena Gaya Hidup Mewah dan Orientasi Seksual

Berita

Kasus AKBP Denny Kurniawan: Dipecat Polri karena Dugaan Penyimpangan Seksual dan Gaya Hidup Mewah

Berita

Penampilan Terbaru Prilly Latuconsina yang Bikin Heboh: Berat Badan Turun Drastis

Berita

Gaya Hidup Sehat Tekan Angka Kematian

Berita

Savor the Cheeses of France: Petualangan Kuliner yang Diantarkan ke Bali