Kitakini.news – Batu ginjal atau nefrolitiasis adalah penyakit yang terjadi ketika terbentuknyamassa padat di dalam ginjal. Massa ini terbentuk dari mineral dan sodium ketikazat-zat ini tidak larut dalam urine namun malahan mengkristal. Batu ginjal punya ukuran yang beragam, darisekecil butiran pasir sampaiseukuran batu kerikil.
Umumnya orangyang mengalami batu ginjal akanmerasakan nyeri yangcukup intens, sehinggapengobatan adalah hal yang pentingdilakukan. Dalam kasus tertentu, batu ginjal bisa keluar secara alamisetelah minum air yang banyak dandengan bantuan obat. Tetapijika batu ginjalnya cukup besar, prosedur medis harus dilakukan oleh dokter.
Oleh karena itu, akan lebih baik untuk mencegah batu ginjal daripadamengobatinya. Untungnya, ada beberapa kebiasaan yang sudah terbukti bisameningkatkan risiko terjadinya batu ginjal. Penting bagi kita untuk mengetahuinya agar bisa melakukan pencegahan. Yuk simak baik-baik di bawahini.
Kebiasaan yang Bisa Tingkatkan Risiko Alami Batu Ginjal
Dilansir darilaman Halodoc, berikut ini sederet kebiasaan yang perludihindari!
1. Kurang Minum Air
Salah satu kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko terkena batu ginjal secara signifikan adalah kurang minum air putih. Air memiliki peran yang sangat penting untuk mengencerkanurine sehingga bisa keluar dari tubuh dengan lancar.
Selain itu, konsumsi air yang cukup untuk memastikan bahwavolume urine yang tubuh produksi lebih banyak dari zat-zat yang seharusnyalarut dalam urine. Jika tidak, zat-zat ini akan lebih terkonsentrasi danmeningkatkan risiko terjadinya kristalisasi menjadi batu ginjal.
Jadi, sebaiknyaminum air putih yang cukup setidaknya 10-12 gelas per hari. Jika jumlah air yang masuk ke tubuhmasih kurang, kamu akan bisa mengetahuinya dari warna urine yang berwarnakuning atau gelap.
2. MengonsumsiGaram Terlalu Banyak
Mengonsumsi makanan yang tinggi garam atau sodium terlalubanyak bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Sodium yang terlalu banyak didalam tubuh akan meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring oleh ginjal.Jika terlalu banyak kadarnya, batuginjal bisa lebih mudah terbentuk.
Maka dari itu, penting untuk memperhatikan garam yang kamu konsumsi dalamdiet. Hindari terlalu banyak makan bahan pangan tertentu seperti makananolahan, junk food, camilan asin, dan juga makanan kalengan.
3. Sering MenahanBuang Air Kecil
Jika kamumerasa harus buang air kecil, itu artinya urine sudah terkumpul di dalamsaluran kemih. Tapi, jika kamu menahan rasa ingin buang air kecil, tekanan dikandung kemih akan meningkat hingga urin terdorong kembali ke ginjal. Hal ini dapat mengakibatkan zat-zat pembentuk batu ginjalmengendap. Oleh karena itu, kamu harus buang air kecil secara teratur untukmemastikan minimnya risiko terkena batuginjal.
4. Mengonsumsi Protein TerlaluSering
Meskipun memang proteinsangat penting untuk asupan nutrisi. Namun konsumsi protein hewani sepertidaging merah yang terlalu banyak bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Itu bisa terjadi karena proteinhewani dapat meningkatkan ekskresi kalsium dalam urine dan juga asam urat dalamtubuh. Kedua hal ini bisa memicu pembentukan batu ginjal.
Terlebih dari itu, protein bisa memengaruhi keasaman urine.Zat-zat yang berkontribusi dalam pembentukan batu ginjal akan lebih mudahmengkristal ketika pH atau keasaman urine tinggi. Jaga pola makanmu tetapseimbang, terutama jika sebelumnya sudahpernah mengalami batu ginjal.
5. Jarang Berolahraga
Meski tidak berdampak secara langsung pada batu ginjal,seseorang yang jarang berolahraga memiliki cenderung lebih berpotensi mengalamiobesitas. Nah, obesitas cukup berhubungan dengan meningkatnya risiko mengalamibatu ginjal.
Penelitian terdahulu mengatakan bahwa seseorang akan duakali lebih berisiko terkena batu ginjal jika ia tergolong obesitas. Karena itu,kamu perlu tahu pengobatan mandiri untuk mengatasi obesitas.
Jadi itulahbeberapa kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal. Mulai sekarang hindari kebiasaantersebut agar bisa tercegah dari batu ginjal.
Sumber : Halodoc