Kitakini.news -AdalahSawon, 76 tahun, warga Desa Seilitur Dusun VIII Kecamatan Sawitsebrang, nyarismeregang nyawa sepulang ziarah dari makam ibu nya. Kakek ini disabet denganparang oleh, Uli, 37 tahun, yang diduga menderita gangguan jiwa atau orangdengan gangguan jiwa (ODGJ) di Dusun Kloneng Desa Seibamban, Kecamatan Batangserangan,Kamis (7/3/2024).
Kejadianberawal saat Sawon hendak pulang ke rumahdari TPU di dusun kloneng desa Seibamban,Sawon yang mengendarai sepeda motor beriringan dengan teman nya Kliman, 52tahun, tiba-tiba dihadang oleh Uli warga Dusun Bandartinggi, Kelurahan Batangserangan,yang diduga ODGJ dengan membawa sebilah parang.
Ulilangsung melayangkan parangnya ke arah Kepala Sawon hingga korban mengalamiluka bacok di bagian dahi.
Terkejutdengan perlakuan pelaku, korban langsung melarikan diri ke puskesmas terdekat,agar mendapat perawatan medis. "Saya nggak tau kalau dia ODGJ memang sayamelihat dia menenteng parang di tangan kanan dan sarung di tangan kiri, begitusaya lewat di dekat nya langsung aku di bacok nya," ungkap kakek yangbercucukan 21 orang ini.
Sawonharus dirawat di puskesmas Batang serangan dan mendapat 15 jahitan di bagiandahinya.
Saatini pelaku telah diamankan oleh pihak keluarga. Abang pelaku juga telah datangke puskesmas dan meminta maaf kepada Sawon.
"Diamemang ada kartu merahnya dari rumah sakit. Kami sudah membawa dan mengamankanUli agar tidak terjadi hal lain yang tidak diinginkan" ujar Mbantu sitepu,abang pelaku.
Kanitpolsek padang tualang IPDA Hermawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadiantersebut, dan kejadian tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan dengansurat kesepakatan kedua belah pihak.