Oknum TNI Tipu Hingga Bunuh Casis Bintara Angkatan Laut

Azzaren - Minggu, 31 Maret 2024 17:44 WIB
Teks foto : Foto almarhum Iwan Sutrisman Telaumbanua (kanan) memakai seragam TNI Angkatan Laut yang diterima keluarga dari pelaku Serda AAM. (Dok Lanal Nias)

Kitakini.news -Berbulan-bulantidak ada kabar, seorang Calon siswa (Casis) Bintara TNI Angkatan Laut,ternyata telah tewas dibunuh.

Adapunpelakunya Sersan Adan Aryan Marsal (AAM) yang akhirnya mengakui perbuatannyadihadapan penyidik Detasemen Polisi Militer (DENPOM) Lanal Nias, SumateraUtara.

Pelakumengakui telah membunuh Iwan Sutrisman Telaumbanua, seorang pemuda yangdijanjikannya lulus menjadi Calon siswa (Casis) Bintara TNI Angkatan Lautdengan cara ditikam di bagian perut pada Desember 2022 lalu, di KabupatenSawahlunto, Sumatera Barat, yang kemudian membuang Jenazahnya ke jurang.

Kasusini bermula ketika orangtua Iwan Sutrisman Telaumbanua, Losawato Telaumbanua,48 tahun, warga Desa Lahusaidanotae, Kecamatan Idanotae, Kabupaten NiasSelatan, pada Selasa (26/3/2024) mendatangi Lanal Nias untuk melaporkan anaknyayang tidak ada kabar sejak 16 Desember 2022.

Takmenunggu waktu lama, Denpom Lanal Nias langsung melakukan penahanan kepadaSerda AAM dihari laporan diterima dan mendapati pengakuan bahwa AAM telahmelakukan upaya penipuan dan pembunuhan di Kabupaten Sawahlunto, Sumatera Baratdengan dibantu dua orang warga sipil pada Desember tahun lalu.

KeluargaIwan yang mendapat kabar bahwa anaknya telah tewas di tangan Serda AAM merasaterpukul dan tak menyangka bahwa Iwan akan mengalami nasib yang mengenaskansaat mengejar cita-citanya.

Tangisanmewarnai suasana keluarga besar saat perwakilan TNI AL membeberkan hasilpemeriksaan yang telah dilakukan Denpom Lanal Nias.

KomandanLanal Nias, Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah, Sabtu (30/3/2024), menerangkanbahwa Iwan Sutrisman Telaumbanua sejak Desember 2022 dibawa ke Padang, SumateraBarat oleh Serda AAM untuk mengikuti seleksi Siswa Bintara TNI angkatan Lautdengan meminta sejumlah uang sekitar kurang lebih Rp200juta.

Untukmeyakinkan pihak keluarga almarhum Iwan, Serda AAM mengirim foto almarhummenggunakan pakaian dinas TNI angkatan Laut dengan rambut cepak layaknya siswaBintara TNI.

Wishnumengungkapkan kalau berdasarkan pengakuan yang bersangkutan saat dilakukanpenyidikan, ini adalah akal-akalan dari pelaku tersebut dengan memakaikan bajudinas untuk meyakinkan pihak keluarga.

PadahalAlmarhum sama sekali tidak pernah dinyatakan lulus maupun telah mengikutipendidikan TNI angkatan Laut.

KomandanLanal Nias maupun rekan kerja Serda AAM tak menyangka bahwa AAM telah melakukantindakan keji karena Serda AAM dikenal sebagai pribadi pendiam dan rajinberdinas.

Untukproses hukum selanjutnya kasus Serda AAM telah dibawa dan dilimpahkan ke LantamalII Padang pada Jumat (29/3/2024).

Untukjumlah uang sedang didalami oleh penyidik dan nantinya akan dimasukan di beritaacara pemeriksaan untuk disidangkan di pengadilan Militer.

LanalNias akan berkolaborasi dengan keluarga korban dan Pihak kepolisian SumateraBarat dalam menelusuri dan pencarian Jenazah korban yang telah dibuang kejurang sesuai TKP yang disebutkan oleh Serda AAM, yakni di Sungai Betung,Datarmasing, Kabupaten Sawahlunto, Sumatera Barat.

OknumSerda AAM sendiri sudah dilakukan penahanan sejak awal pelaporan dan saat inisudah posisinya sudah dilimpahkan ke Lantamal II Padang.

Wishnumenegaskan akan memfasilitasi keluarga dalam proses penyidikan di Padang,Sumatera Barat hingga proses identifikasi jenazah dan proses pemulangan jenazahAlmarhum Iwan dapat dikebumikan di tanah kelahiran.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bunuh Casis AL, Serda Pom Adan Terancam Hukuman Mati

Hukum & Kriminal

Keluarga Korban Pembunuhan Casis TNI AL Berharap Pelaku Dihukum Mati