Warga Unjuk Rasa, Desak Usut Dugaan Korupsi Masjid Agung Riau

Azzaren - Rabu, 12 Juni 2024 19:03 WIB
Teks foto : Warga mendatangi Kejati Riau desak mengungkap dugaan korupsi dalam pembangunan enam payung elektrik Masjid Agung An Nur. (Fitra)

Kitakini.news -Ratusan warga berunjuk rasa menuntut Kejaksaan Tinggi Riau mengusut dugaankorupsi pembangunan payung raksasa Masjid Agung An Nur Riau.

Sejakdibangun dua tahun lalu, payung untuk fasilitas ibadah ini tidak bisadifungsikan. Padahal pengerjaan proyek tersebut sudah menghabiskan dana APBD 42milyar rupiah.

Sekitar300 warga mendatangi Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, Jalan Sudirman, KotaPekanbaru, Selasa (11/6/2024). Massa ingin bertemu Kepala Kejati Riau AkmalAbbas.

Namunpengunjuk rasa dihadang puluhan anggota polisi di depan gerbang kejaksaan.

Wargamendesak Kejati Riau mengungkap dugaan korupsi dalam pembangunan enam payungelektrik Masjid Agung An Nur.

SebelumnyaBadan Pemeriksa Keuangan Provinsi Riau menemukan kerugian Negara Rp7,5 miliardari total anggaran pembangunan Rp42 miliar.

Kerugiantersebut antara lain akibat kekurangan volume pekerjaan, pengadaan alat tidaksesuai spesifikasi dan sistem sensor belum terpasang.

KejaksaanTinggi Riau sempat melakukan penyelidikan kasus proyek payung elektrik MasjidAgung An Nur dan memeriksa sejumlah saksi.

Namun,kejaksaan menghentikan penyelidikan baru-baru ini dengan alasan kontraktor PTBersinar Jesstive Mandiri sudah mengembalikan kerugian negara.

Payungelektrik Masjid Agung An Nur Pekanbaru kembali menjadi sorotan masyarakat.Payung raksasa yang dibangun dengan dana APBD Riau gagal difungsikan. Terpalukuran 22x23 meter terlihat lepas dari besi penyangga.

Meskisempat diperbaiki, enam payung raksasa tidak bisa mengembang. Sejak dibanguntahun 2022, payung yang mirip di Masjid Nabawi Arab Saudi ini tidak beroperasiuntuk kebutuhan sarana ibadah.

DPRDRiau menyatakan proyek payung elektrik sudah bermasalah sejak awal karenaproses tender tidak transparan, melibatkan keluarga pejabat tinggi daerah dankesalahan penunjukan tenaga ahli.

SementaraPJ Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan Pemprov Riau masih memperbaiki enampayung elektrik agar segera bisa digunakan.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Sutarto Apresiasi Langkah Cepat Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan di Masjid Sibolga

Hukum & Kriminal

Payung Raksasa Masjid Agung Riau Rusak Lagi, BPK Temukan Kerugian Rp7,5 Miliar

Hukum & Kriminal

Hariyanto Dorong Pembangunan Mesjid Agung Segera Dirampungkan