Kitakini.news -Beberapa waktu terakhir ramaidiberitakan di media mengenai kasus seorang oknum anggota Polisi Wanita (polwan)Briptu FN melakukan tindak kekerasan terhadap suaminya Briptu RDW di Mojokerto,Jawa Timur, akibat sang suami terlibat judi Online.Ini menunjukkan betapa judi online telahsangat mengancam kehidupan semua kalangan.
Menilik kejadian diatas PolresLangkat Polda Sumatera Utara, menggelar psiko edukasi kepada, anggota Polri,Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP), PHL dan masyarakat disekitar MapolresLangkat.
Hal itu dikatakan Kabag SDM PolresLangkat Kompol Waskita Sheena Sari Sembiring, di aula Wira Satya, MapolresLangkat, jalan Proklamasi, Kwala Bingai, Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (13/6/2024).
Kegiatan itu dipimpin Kabag SDMPolres Langkat Kompol Waskita Sheena Sari Sembiring didampingi konselor daribagian SDM Polres Langkat.
Pada kesempatan tersebut, KompolWaskita Sheena Sari Sembiring mengatakan psiko edukasi adalah tindakan meditasiyang berguna untuk menangani kesehatan mental.
Tindakan psiko edukasi kepadaseseorang dan keluarganya merupakan suatu cara menangani perubahan mental yangdiharapkan dapat memberikan perubahan ke arah yang lebih baik terhadap sikapdan perilaku.
"Pesan saya kepada kita semuaagar hati-hati menanggapi permasalahan yang ada di lingkungan keluarga,lingkungan tempat kita bekerja maupun dilingkungan tempat kita tinggal. Apabilaada permasalahan atau kendala komunikasikan dengan baik-baik janganmengedepankan emosi," bebernya.
Menurut Kompol Waskita,profesionalisme perlu terus ditingkatkan bagi seluruh anggota Polri karenatugasnya sebagai pemelihara kamtibmas, menegakkan hukum dan memberikanperlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, Polri harus bisamenjaga stabilitas kamtibmas.
"Pekerjaan Polri juga penuhdinamika yang semakin kompleks, memang butuh kesabaran dan komunikasi yang baikdalam menyelesaikan persoalan yang muncul," pungkasnya. (**)
Kabag SDM Polres Langkat KompolWaskita sheena Sari Sembiring