Kitakini.news -Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat JenderalPemasyarakatan, Brigjen Pol Teguh Yuswardhie memberikan Penguatan Pengamanandan Intelijen Pemasyarakatan di Jajaran Kanwil Kemenkumham Sumut, Senin(9/7/2024).
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan yang dilaksanakandi Aula Pengayoman Lapas Kelas I Medan. Hal itu bertujuan guna peningkatanpelaksanaan pengamanan dan Intelejen di Unit Pelaksanaan Teknis PemasyarakatanSumatera Utara.
KepalaKantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Anak Agung Gde melalui KepalaBidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi, Soetopo Berutumenyampaikan, dengan kegiatan yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikanbekal bagi para Kepala UPT Pemasyarakatan dalam melaksanakan tugas terutama dibidang pengamanan dan intelijen.
Dalamkegiatan tersebut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Maju AmintasSiburian turut memaparkan kondisi Lapas Kelas I Medan berkaitan Pengamanan danIntelijen yang telah dilaksanakan. Maju juga menjelaskan hal-hal yang menjadikendala dalam upaya Deteksi Dini Gangguan Kamtib.
Padakesempatan yang sama, Dir Pamintel Teguh Yuswardhie dalam arahannya menekankanpentingnya pelaporan dan penyelesaian masalah secara cepat dan tuntas."Laporkan, selesaikan dan cari penyebab dari permasalahan yang ada agartidak terjadi pengulangan kasus," tegasnya.
Dirinyajuga meminta para Kepala UPT Pemasyarakatan agar melaporkan kepada atasansetiap kejadian sekecil apapun. Menurutnya Ka.UPT juga harus melakukanmonitoring dan evaluasi (monev). "Dengan dilaporkan, maka itu berartisudah menyelesaikan masalah sebesar 50% dan tentunya mengurangi potensigangguan keamanan dan ketertiban," jelasnya.
Lebihlanjut, Teguh Yuswardhie mengingatkan akan tentang pentingnya fungsi intelijendalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas dan Rutan."Kedepankan fungsi intelijen. Apabila intelijen berjalan maka kejadiangangguan kamtib tidak akan terjadi," sebutnya.
TeguhYuswardhie menambahkan, tiga kunci pemasyarakatan maju dan back to basic yangmesti diingat agar pemasyarakatan maju yakni, deteksi dini adanya gangguankamtib, pemberantasan narkoba serta sinergi dengan aparat penegak hukum.
"Kegiatanpenguatan teknis pemasyarakatan bidang pengamanan ini diharapkan dapat menjagakondusifitas keamanan dan ketertiban di lingkungan UPT Pemasyarakatan,"imbuhnya.
Turuthadir dalam kegiatan penguatan teknis Pemasyarakatan tersebut 14 UPTPemasyarakatan di wilayah Medan sekitar baik KPLP, KPR, Kamtib, Karupam, P2Udan Kepala UPT Pemasyarakatan serta Kanwil Sumut secara virtual melalui zoom.