Kitakini.news -Menjelang Operasi Patuh toba 2024yang dimulai, Senin (15/7/2024) Senin (29/7/2024) untuk menjaga keamanan danketertiban lalu lintas, Satlantas Polres Padangsidimpuan tidak hanya melakukanpatroli dan sosialisasi rutin, tetapi juga menyelenggarakankegiatansosialdi jalan sudirman, Simpang 3 Lampu merah, Kelurahan sadabuan,kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Minggu (14/7/2024) pagi.
Amatan Anggota Satuan Lalu LintasPolres Padangsidimpuanyang dipimpin kasat Lantas Polres PadangsidimpuanAKP Rianto Polman Pasaribu, dalam kegiatan itu membagikan nasi kotak kepadaparbetor dan masyrakat Kurang Mampu serta pengguna jalan.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP DudungSetyawan melalui Kasat Lantas AKP Rianto Polman Pasaribu menjelaskan bahwakegiatan sosial ini di lakukan dalam rangka Operasi Patuh toba 2024 sertakepedulian Satlantas Polres Padangsidimpuan kepada Antar sesama terutama Paraparbetor dan warga kurang mampu serta untuk memastikan ketaatan berlalu lintassebagai sarana silaturahmi dan wujud kepedulian kepada masyarakat.
"Kegiatan ini adalah cara kamimenjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar dan menunjukkan kepeduliankami dengan membagikan rezeki kepada abang Abang parbetor yang sedangmenunggu penumpang dan warga kurang mampu " tambahnya.
Menjelang operasi Patuh toba 2024yang berlangsung mulai besok, (15/7/2024) sampai (29/7/2924) Satlantas Polrespadangsidimpuan juga memberikan imbauan Kamseltibcar Lintas kepadamasyarakat.
"Mari kita semua tertib berlalulintas, patuhi aturan, dan pastikan memiliki surat-surat kendaraan saatberkendara," imbaunya.
Lebih rinci Kasat lantas AKP RiantoPolman Pasaribumemaparkan bahwa Ada 14 jenis pelanggaran lalu lintas yangmenjadi sasaran polisiantara lain,melawan arus, berkendara di bawahpengaruh alcohol, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak mengenakan helm SNI.
Kemudian, tidak menggunakan sabukkeselamatan, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur atau tidakmemiliki SIM, berboncengan lebih dari satu, kendaraan roda empat atau lebihtidak memenuhi laik jalan, kendaraan tidak dilengkapi STNK, melanggar markajalan, memasang rotator dan sirene bukan peruntukan, menggunakan pelat nomoratau TNKB palsu dan parkir liar.
Terakhir Kasat menjelaskan bahwakegiatan Operasi Patuh toba 2024 ini digelar bertujuan untuk menegakkanketertiban berlalu lintas demi terwujudnya Indonesia Emas," pungkasnya.(**)
(Photo:Efendi Jambak)
Kontributor:Efendi Jambak