Kitakini.news - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah memanggil 10orang terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan dana alokasi khusus (DAK)pengadaan alat kesehatan (Alkes) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan tahunanggaran 2022-2023.
"Sampai saat ini penyidik Pidsus Kejari Medan sudah melakukan pemanggilanuntuk dimintai klarifikasi sebanyak 10 orang," ujar Kepala Kejari Medan MuttaqinHarahap kepada wartawan di Medan, Selasa (13/8/2024).
Berkaitan hal tersebut Kasi Pidsus Kejari Medan Mochammad Ali Rizzamenambahkan, 10 orang tersebut diantaranya termasuk beberapa orang dari pihakDinkes Medan dan Swasta.
"Untuk identitas 10 orang tersebut belum bisa kamisampaikan, dikarenakan masih tahap mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket),"imbuh Ali Rizza.
Rizza menyampaikan, untuk selanjutnya penyidik akanmenjadwalkan pemanggilan terhadap mantan Kadis Kesehatan Medan TaufikRiriansyah.
"Kita akan menjadwalkan pemanggilan terhadap yangbersangkutan. Intinya semua yang terkait dengan dugaan korupsi ini akan kitapanggil," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Walikota Medan Bobby Nasution resmimencopot Taufiq Ririansyah dari jabatannya sebagai Kadis Kesehatan Kota Medan.Sebelumnya Taufiq dinonaktifkan dari jabatan tersebut karena menjalani prosespemeriksaan oleh Inspektorat Kota Medan.
Pencopotan jabatan itu rekomendasi dari Inspektorat kepadaWalikota Medan Bobby Nasution untuk membebaskan tugaskan Taufiq dari jabatannyasecara definitif. Permintaan itu mendapat respon dari Bobby Nasution.
"Per tanggal 30 Juni lalu sudah dibebaskan darijabatannya secara definitif. Untuk mengisi kekosongan jabatan Kadis KesehatanKota Medan ditunjuk Sekretaris Dinas, Edi Subroto sebagai pelaksana hariankadis," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber DayaManusia Kota Medan Sutan Tolang Lubis, di Medan, Kamis (1/8/2024).
Sementara Walikota Medan Bobby Nasution mengaku mendapatinformasi, jika Taufik Ririansyah akan dipanggil oleh Kejari Medan terkaitdugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada 2023.
"Kemarin juga kita terima surat dari bapak Kajari Medanada pemanggilan kepala Dinas Kesehatan terkait atas dugaan kegiatan pengadaanbarang dan jasa di tahun 2023," beber Bobby Nasution. (**)