Kitakini.news - Seorang siswi Sekolah Menengah Pelajar (SMP) diSiak, Riau, mejadi korban Rudapaksa atau pemerkosaan enam pelajar secaraberturut selama tiga hari. Ironisnya para pelaku masih berstatus pelajar danmasih menempuh pendidikan SMP dan SD.
Korban yang masih berusia 16 tahun tersebut, digilir oleh enam pelaku saatpulang sekolah selama tiga hari berturut-turut di tempat berbeda. Para pelakuberusia 9 hingga 14 tahun.
Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Bayu Ramadhan Effendi, menjelaskan terungkapnyakejadian ini, setelah korban bercerita ke kakaknya. Mendengar hal itu, pihak keluargayang tidak terima kejadian ini langsung melapor ke pihak kepolisian. Sang kakakmelaporkan peristiwa yang menimpa adiknya ke Polsek Tualang.
Dari penyelidikan polisi, menurut AKP Bayu, korban dicegat oleh para pelaku dandibawa ke semak-semak. Ada 3 tempat para pelaku melakukan perbuatan tersebut.
"Lokasi yang digunakan para pelaku ada di belakangrumah ibadah, semak-semak dan belakang kantor desa. Perbuatan pemerkosaan itudilakukanawalnya, Kamis (12/9/2024) dan berlanjut selama 3 hari," imbuhAKP Bayu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/10/2024).
Mereka memaksa korban dan bahkan salah seorang pelaku sempatmenawarkan uang Rp2.000 kepada korban. Para pelaku juga sempat mengancam korbanagar tidak bercerita ke orang lain.
Polisi telah berhasil mengindentifikasi ke enam pelaku dan masih berstatus anakdibawah umur dengan usia rata-rata 11 hingga 14 tahun. Sementara satu pelakumasih berstatus masih sekolah dasar atau SD. Kini para pelaku tengah dimintaiketerangan. (**)