Kitakini.news - Diduga namananya ikut terseret dalam usaran kasus uang palsu, seorang staf
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar berinisial M meninggal dunia. M meninggal bahkan sebelum menjalani proses pemeriksaan di Kepolisian.
"Benar ada dugaan keterlibatan dia (M), tapi kami tidak sempat melakukan pemeriksaan sebelum meninggal. Jadi kami belum bisa memastikan keterlibatannya lebih jauh," ujar Kapolres Gowa, AKBP Rheonald T Simanjuntak.
Rheonald menyebutkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi da keterlibatan M dalam kasus pabrik uang palsu yang dikelola oleh
Kepala Perpustakaan UIN Alauddin, Andi Ibrahim, dimana Andi Irbahim sendiri sudah ditetapkan ebagai tersangka Bersama tersangka lainnya.
Kapolres Gowa ini juga menyebutkan, pihaknya tidak mau berspekulias dan menduga-duga karena apa seluruhnya (apa yang disampaikan ke publik) harus berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta hukum.
"Kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut soal penyebab meninggalnya atau kondisi saat itu, karena kami hanya bekerja berdasarkan fakta penyelidikan," tambahnya.
Menanggapi kasus ini, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UIN Alauddin Makassar, Kaswad Sartono, mengaku belum mendapatkan informasi resmi mengenai dugaan keterlibatan M.