Kitakini.news - Remaja korban pembacokan orang tak kenal (OTK) asal Belawanberinisial R (17) warga Kecamatan Medan Belawan yang dilakukan dua pria,saat berkunjung ke rumah temannya di Jalan Young Panah Hijau Lingkungan 9Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Selasa lalu sedang dalam pemulihan.
Menurut seorang keluarga, Hasril mengatakan korban masih dalam perawatan karena luka yang dialami cukupserius akibat sabetan benda tajam itu.
Saat kejadian di tempat kejadian perkara (TKP) teman danmasyarakat membawa korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatanintensif.
"Keluarga mengetahui korban berada di rumah sakitsetelah teman korban datang ke rumah kami,” ucap Hasril kemarin.
Karena mengalami luka yang cukup serius, korban dirujuk keRumah Sakit Royal Prima Medan.
Menurut Hasril, sesampainya di kawasan Jalan Young PanahHijau, korban langsung mendatangi rumah temannya. Mereka pun duduk-duduk danberbincang, persisnya dipinggiran benteng Sungai Deli.
Saat asyik berbincang dengan beberapa teman korban,tiba-tiba datang dua orang remaja dengan mengendarai sepedamotor. Tanpa banyaktanya, salah seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam berbentuk celurit, danlangsung mengarahkan ke wajah korban.
“Akibatnya, hidung hingga pipi korban mengalami luka cukupserius akibat terkena sejata tajam tersebut,” katanya.
Setelah membacok korban lanjut Hasril, para pelaku langsungkabur dengan sepedamotor yang mereka kendarai. Para teman korban maupunmasyarakat yang melihat kejadian itu, tidak dapat berbuat banyak, karena pelakumasih memegang sejata tajam.
Setelah pelaku pergi, teman dan masyarakat membawa korban kerumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif.
Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polres PelabuhanBelawan oleh keluarganya.
Ketika dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres PelabuhanBelawan AKP Rudy Saputra, Rabu (25/1/2023) saat paparan kasus membenarkankejadian itu dan sudah menerima laporan pengaduan.
Petugas sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkappelakunya, jelasnya.
Kontributor: Desrin Pasaribu