Kitakini.news– Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSumut), Rudi Alfahri Rangkuti meminta Kepolisian Daerah (Polda) Sumut besertajajarannya untuk menindaklanjuti pengakuan seorang warga yang diduga salahseorang kurir sabu, yang mengklaim diduga ada oknum aparat kepolisian di Binjaiterkait penyalahgunaan Narkoba.
"Kitaminta pengakuan seorang diduga kurir terkait dugaan oknum polisi di PolsekBinjai yang memintanya menjemput Narkoba jenis sabu dalam jumlah besar,"kata Rudi kepada wartawan melalui sambungan seluler di Medan, Rabu (1/2/2023).
Hal itudikatakan Rudi Alfahri yang berasal dari Anggota dewan Dapil XII Binjai Langkatitu merespon pengakuan warga yang viral di media sosial (Medsos), belum lamaini. Warga yang tidak diketahui namanya menyebutkan, dirinya diminta untukmenjemput sabu di Selayang Baru, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.
"Setelahdiambil saya pulang ke rumah, namun rumah saya kemudian digerebek polisi,"ujar pria itu, singkat dalam pengakuan yang belum dapat dikukuhkan kebenarannyaitu.
Menyikapihal itu, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) RudiAlfahri ini mendesak Kapoldasu bersama Kapolres Binjain dan Langka untukmenseriusi pengakuan tersebut.
"Iniharus dibuktikan, betul atau tidak dan berharap harus ditelusuri dan jangandianggap angin lalu. Karena kita memahami dugaan saling menutupi," tegas Rudi.
MenurutRudi, pihaknya berpikiran tak mungkin pria tersebut berani mengakuseperti itu, sehingga harus ditindak lanjuti, dan jika mengandung kebenarsan,harus diambil tindakan tegas.
"PoldaSumut harus bertindak, jangan hanya omongan saja berbuat baik seperti slogan.Ini kita uji berbuat baiknya," imbuhnya.
Rudi jugamengungkapkan, bahwa di Kecamatan Binjai kasus Narkoba memang luar biasamaraknya, sehingga harus ada kesungguhan dari pimpinan di atas, hingga kejajaran bawah jika ingin serius dan tuntas memberantas segala bentukpenyalahgunaan narkoba.
Menurutnya,jika mau serius diungkap tuntas, Rudy berharap harus ada keseriusan dimulaidari pimpinan ditingkat pusat, hingga ke level bawah.
Karenanya,DPRD Sumut meminta kesungguhan dan keseriusan Presiden Jokowi, untuk tidakragu, dan tegas memerintahkan terutama Kapolri dan jajarannya dalampemberantasan judi dan Narkoba.
“Saya kirakalau Jokowi serius, seluruh bawahannya pasti patuh, apalagi didukung olehseluruh masyarakat di Indonesa,” pungkasnya.
Redaksi