Kitakini.news - Sebanyak 4 orang pelaku pencurian besirel kereta api di Desa Ledong Barat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara(Sumut) digagalkan, Sabtu dinihari (4/2/2023).
Aksi para pelaku diketahui petugas PT Kereta Api Indonesia(KAI) yang sedang patroli. Aksi keempat pelaku langsung digagalkan danpelakunya langsung ditangkap.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin, Senin(6/2/2023) membenarkan terjadinya pencurian besi rel kereta api yang dilakukanempat orang tersebut.
“Jadi kita menerima laporan dari masyarakat tentang adanyapencurian rel. kita langsung gerak ke lokasi,’’ ujar Anwar.
Dikatakannya rel yang dicuri bukan rel aktif melainkan relyang sudah tidak berfungsi lagi tapi masih dipakai untuk hal lain.
“Jadi rel yang dicuri bukan rek aktif melainkan yang sudahtidak dipakai lagi. Ada 17 batang yang dicuri dengan berbagai ukuran, yakni adayg ukuran 5 meter, 7 meter dan 8 meter,” papar Anwar.
Lebih lanjut Anwar mengatakan jika diantara pelaku ada yangmerupakan aparat dari TNI dan Polri. “Kita masih berkordinasi dengan pihakPolres Asahan untuk identitas para pelaku. Memang katanya ada oknum aparat,”kata Anwar.
Keempat orang pelaku tersebut masing-masing Aiptu DP (47) oknum personel PolsekKualahulu Polres Labuhanbatu, Serda S oknum anggota Koramil Aek Kanopan KodimLabuhanbatu, IP (31) dan D yang masih berusia 15 tahun.
Lebih lanjut Anwar mengatakan akibat pencurian inimenyebabkan PT KAI menderita kerugian sebesar Rp247.800.000.
Aksi keempat pelaku tergolong serius karena menggunakan mesin potong danmembawa truk colt diesel untuk mengangkut besi.
“Para pelaku dalam menjalankan aksinya selalu memantausituasi. Jika petugas kami sudah lewat, baru mereka menjalankan aksinya,”pungkas Anwar.
Kontributor: Azzareen