Kitakini.news -Tigapreman terminal diantaranya Yudi Bastanta Ginting alias Yuyud, Oktriwan Gintingalias Paluam dan Dedi Darmawan, dituntut 3,5 tahun penjara oleh jaksa penuntutumum (JPU) karena menganiaya Mandor Bus Sutra bernama Lige Surbakti.
Tuntutanhukuman tersebut dibacakan JPU pada Kejaksaan Negeri Medan, Evi YantiPanggabean, dalam sidang yang berlangsung di ruang Cakra VIII Pengadilan NegeriMedan, Selasa (5/8/2025).
Dalamtuntutannya, JPU menilai ketiga terdakwa telah memenuhi unsur melakukanpenganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan Lige mengalami luka karenatikaman pisau.
"Menuntut,menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjaramasing-masing selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun)," ujar Evi.
Jaksamenyebutkan bahwa perbuatan para terdakwa telah bertentangan dan melanggarPasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP sebagaimana dakwaan elternatif pertama.
Atastuntutan tersebut, para terdakwa diberikan kesempatan oleh majelis hakim yangdiketuai M. Kasim untuk menyampaikan nota pembelaan (pleidoi) pada Senin(11/8/2025) mendatang.
Sebagaimanadiketahui, kasus penganiayaan itu terjadi di Jalan Jamin Ginting, KelurahanSimpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Awalnya, Lige bersama saksi ApoloPelawi sedang duduk di Loket Sutra pada Senin (3/2/2025) lalu.
Taklama kemudian, Yudi datang meminta uang air minum dan Lige memanggil Yudi untukberbicara kepada Apolo. Namun, tiba-tiba terjadi pertengkaran antara Yudidengan Apolo.
Yuditersulut emosi dan kemudian pulang ke rumah untuk mengambil pisau di kamarnya.Setelah mengambil pisau tersebut, Yudi kembali ke terminal dan melihat Oktriwandengan beberapa orang berkerumun.
Selanjutnya,Yudi dipanggil Oktriwan dan menanyakan kepada Yudi perihal omongan Apolo.Ketika Yudi dan Oktriwan asyik berbicara, Lige lari dan langsung dikejar.Kemudian, beberapa orang termasuk Yudi memukuli Lige sampai terjatuh.
Dalampenganiayaan ini, Oktriwan ikut menikam Lige dengan menggunakan pisau ke bagianperut kirinya. Dedi juga turut serta menikam bagian punggung Lige. Akibatnya, Ligemengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.