Kitakini.news -KejaksaanNegeri Medan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan menggelar kegiatanpenyuluhan hukum bertajuk "Jaksa Sahabat Guru" di Kantor Kejari Medan, JalanAdinegoro, Selasa (21/10/2025).
Program yangmengusung tema "Pendidikan Bersih, Indonesia Kuat! Bersama Guru, Kita LawanKorupsi dan Tanamkan Nilai Kejujuran Sejak Dini" ini diikuti oleh 285 kepalasekolah SMP se-Kota Medan, dan berlangsung selama empat hari secarabergelombang.
Kepala SeksiIntelijen Kejari Medan, Dapot Dariarma, SH, MH, menjelaskan bahwa kegiatantersebut merupakan bagian dari upaya kejaksaan dalam memperkuat kesadaran hukumdi lingkungan pendidikan.
"Program JaksaSahabat Guru ini menjadi sarana edukasi hukum bagi para tenaga pendidik,khususnya dalam mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dan tindak pidanakorupsi," ujar Dapot.
Pada gelombangpertama, kegiatan diikuti 75 kepala sekolah, baik dari sekolah negeri maupunswasta. Fokus utama penyuluhan ini adalah pencegahan korupsi dalam pengelolaanDana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta penerapan prinsip transparansi danakuntabilitas di lingkungan sekolah.
Sejumlahnarasumber dari Kejari Medan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranyaKasubagbin Edi Tarigan, Kasi Pidum Deny Marincka Pratama, dan Kasubsi II BidangIntelijen Reza Surya Mardhika.
Para pesertajuga mendapatkan pembekalan terkait aturan pengelolaan keuangan negara,mekanisme penggunaan Dana BOS, serta sesi diskusi interaktif mengenai berbagaitantangan yang kerap muncul di lapangan.
"Duniapendidikan harus menjadi contoh dalam tata kelola keuangan yang baik danbersih. Melalui penyuluhan ini, kami ingin membangun pemahaman hukum danmemperkuat integritas para kepala sekolah," tegas Dapot.
Mantan KasiPidum Kejari Kota Tangerang itu menambahkan, Kejari Medan berkomitmenmenjadikan dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam upaya pencegahankorupsi sejak dini.
"Kami berharap,melalui program Jaksa Sahabat Guru, terwujud lingkungan pendidikan yangtransparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi demi peningkatan mutupendidikan di Kota Medan," pungkas Dapot Dariarma.