Penemuan Kerangka Manusia di Batangtoru, Korban Banjir Bandang Garoga

Efendi Jambak - Senin, 09 Maret 2026 17:55 WIB
Teks foto : Petugas saat mengevakuasi kerangka korban. (Dok Humas Polres Tapsel)

Kitakini.news -Kerangkamanusia yang diduga merupakan korban musibah banjir bandang Garoga pada akhirNovember 2025 ditemukan di pinggiran Sungai Garoga, Desa Aek Ngadol Sitinjak,Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (6/3/2026) siang.

Penemuantersebut pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Aek Ngadol, Saolon Sitompul,kepada pihak kepolisian setelah warga menemukan tulang belulang manusia dikawasan tumpukan kayu bekas banjir di sekitar aliran sungai.

KapolsekBatangtoru AKP PM Siboro mengatakan, pihaknya segera menurunkan personel kelokasi setelah menerima informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Aekngadol.

"Setelahmenerima laporan dari kepala desa, Personel unit Reskrim langsung menuju lokasidan melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan awal," ujar Siboro.

Kerangkatersebut ditemukan sekitar lahan kebun sawit milik warga yang berada dipinggiran Sungai Batangtoru dengan kondisi jenazah sudah tidak utuh dansebagian besar hanya tersisa tulang belulang.

Dilokasi yang sama, seorang warga bernama Hamzah Siregar mengaku menduga kuatbahwa kerangka tersebut merupakan ibunya, Tiarma Sitompul (55), warga DesaGaroga, Kecamatan Batangtoru, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat musibahbanjir bandang Garoga November 2025 lalu.

Menurutketerangan keluarga, identifikasi awal dilakukan melalui ciri susunan gigibagian bawah korban. Selain itu, beberapa minggu setelah bencana banjirterjadi, tas milik korban juga pernah ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuankerangka tersebut.

"Berdasarkanketerangan keluarga dan ciri-ciri yang dikenali, kerangka tersebut didugamerupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir Garoga. Namundemikian, kami tetap melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan dari parasaksi," jelas Siboro.

Selanjutnya,setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintahdesa serta pihak keluarga, jenazah kemudian dibawa menggunakan mobil patroliPolsek Batangtoru menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Aek Ngadol untukdimakamkan.

Bersamaanitu, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan Iptu Bontor Desmonth Sitorusmenegaskan bahwa pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah proseduraldalam penanganan temuan tersebut.

"Personeltelah melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan identitas korban sertapemeriksaan terhadap para saksi," jelas Bontor.

Priabalok dua di pundaknya ini juga memastikan seluruh proses penangananberjalan sesuai prosedur, termasuk pengawalan jenazah dari lokasi penemuanhingga proses pemakaman.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Sempat Kabur Saat Banjir Bandang, 45 WB Lapas Kuala Kembali

Hukum & Kriminal

Pasca Banjir Bandang, Sejumlah Masjid di Desa Huta Godang, Tapsel Penuh Jemaah

Hukum & Kriminal

Jurnalis Perempuan Naik Panggung, Angkat Luka Bencana Lewat Teater Kemanusiaan

Hukum & Kriminal

Banjir Bandang Kembali Menghantam Tapteng, Siswa Sekolah Terpaksa Libur Kembali

Hukum & Kriminal

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

Hukum & Kriminal

Keluarga Berharap Pencarian Korban Bencana di Tapsel Terus Berlangsung