Kitakini.news -TimInafis Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah bersama Polsek Sibabangun lakukanpenyelidikan terkait penemuan mayat seorang laki-laki di dalam sebuah kamarkios yang berlokasi di Lingkungan VI, Kelurahan Sibabangun, KecamatanSibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Peristiwatersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 10.25 WIB.Identitas korban diketahui Rusiakup (38), wiraswasta sekaligus tukang pijatrefleksi yang juga merupakan warga setempat.
KapolresTapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikal melalui Kapolsek Sibabangun IptuTotok CW mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut bermula dari informasi keluargakorban. Personel Polsek Sibabangun bersama tim INAFIS Polres Tapanuli Tengahsegera meluncur ke lokasi kejadian (TKP) sesaat setelah menerima laporan.
"Setibanyapersonel di TKP, jenazah korban diketahui telah dipindahkan oleh pihak keluargake kediaman orang tua korban untuk disemayamkan," ungkap KapolsekSibabangun.
Meskijenazah telah dipindahkan, pihak kepolisian tetap melakukan olah TKP danmengamankan sejumlah barang bukti untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Beberapabarang yang diamankan petugas di antaranya Pakaian milik korban (kemeja hitamdan celana pendek jeans), Satu buah jam tangan merek D-Ziner dan sepasangsandal, Satu set kunci dan gembok, Kasur busa dan bantal yang ditemukanmemiliki bercak darah.
Terkaitpenyebab kematian, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan medis awal(visum luar). Hasil sementara menunjukkan adanya indikasi benturan benda tumpulpada bagian kepala. Polisi juga mencatat adanya dua unit ponsel milik korbanyang tidak ditemukan di lokasi kejadian.
IPTUTotok CW menambahkan bahwa pihak kepolisian telah berkomunikasi secarapersuasif dengan keluarga korban mengenai prosedur autopsi.
"Kamimenghormati keputusan pihak keluarga, terutama ibu kandung korban, yang telahmenyatakan keikhlasan dan memilih untuk tidak melakukan autopsi. Hal tersebutsudah dituangkan dalam surat pernyataan resmi," jelasnya.
Walaupunproses autopsi tidak dilakukan atas permintaan keluarga, Polsek Sibabangunmenegaskan bahwa proses penyelidikan dan pendalaman kasus tetap berjalan sesuaiprosedur hukum untuk memastikan penyebab pasti peristiwa ini. Garis polisitelah dipasang di lokasi kejadian, dan sejumlah saksi tengah dimintaiketerangan guna melengkapi berkas perkara.