Kitakini.news -Niathati mencari nafkah sebagai pelayan kafe di Kabupaten Tapanuli Tengah(Tapteng), seorang wanita berinisial FAL (42) ditemukan meninggal dunia ditempatnya bekerja, kawasan Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, padaMinggu (29/3/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
FALyang merupakan warga Jalan Damar Raya, Padangsidimpuan dilaporkan baru sajatiba di lokasi tersebut beberapa hari sebelumnya, dengan harapan mendapatkanpekerjaan. Namun, takdir berkata lain, korban ditemukan tidak sadarkan diri diarea belakang kafe sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Mendapatlaporan dari pemilik kafe bernama Jamres Hutauruk, jajaran Polsek Sorkam PolresTapteng langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas kepolisianberkoordinasi dengan Tim Inafis dan pihak medis dari Puskesmas Sorkam Baratuntuk melakukan identifikasi.
KapolresTapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel melalui Plh Kapolsek Sorkam, Iptu AhmadAffandi Hasibuan mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan olahTempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
"Petugastelah melakukan pemeriksaan dan visum luar bersama tenaga medis. Hasilnya,tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap Ahmad.
Dilokasi, petugas menemukan barang pribadi korban berupa ponsel, kartu identitas,serta sisa minuman. Terdapat juga bekas muntahan di belakang kafe, yang menjadipetunjuk penting terkait kondisi fisik korban sebelum menghembuskan napasterakhir.
Berdasarkanketerangan pihak keluarga yang dihimpun kepolisian, terungkap bahwa FAL memilikiriwayat kesehatan yang kurang baik. Ibu kandung korban, Imahari Siregar,menjelaskan bahwa putrinya sudah sekitar 10 tahun menderita sakit asam lambung(lambung akut) dan sesak napas. Kondisi fisik korban diduga semakin melemahkarena beban pikiran akibat permasalahan rumah tangga serta informasi bahwakorban baru saja mengalami keguguran sebelum berangkat menuju Sorkam pada 24Maret lalu untuk mencari kerja.
Pihakkeluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelahmelihat kondisi jenazah secara langsung dan memastikan tidak ada kejanggalan,keluarga korban menandatangani pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.
Mengingatketerbatasan biaya ambulans dari pihak keluarga, kepolisian turut membantuproses koordinasi kepulangan jenazah. Kini, jenazah FAL telah diserahkan kepadakeluarga untuk dibawa ke rumah duka di Padangsidimpuan dan dimakamkan secaralayak.