Kitakini.news -Seorang jaksa di Sumatera Utara (Sumut) diduga melakukan pemotongan Pistol kepada Satpam Komplek Pergudangan di Kecamatan Medan Amplas.
Selain buat laporan, sejumlah satpam merupakan rekanan korban meminta Kapolda Sumut segera bertindak karena korban mendapat ancaman usai ditodong.
Tampak dalam video amatir aksi penodongan yang dilakukan Oknum Jaksa terhadap seorang Satpam di Medan.
Oknum Jaksa EMN itu mengeluarkan pistol dari dalam tas lalu mengarahkannya ke korban yang ada di pos penjagaan. Dalam video itu, ketiga orang terlihat adanya percekcokan.
Atas kejadian ini, pihak perusahaan yang menaungi korban bernama Ayatullah yakni dari PT Glegar Gaga Gemilang. meminta Kapolda Sumut dan jajaran khusunya Dirreskrimum memberikan atensi lebih atas kasus ini.
Sebagai bentuk dukungan, pihak perusahaan yang diwakili oleh Manager Operasional mendatangi Polda Sumut untuk menyatakan sikap.Diketahui, kasus ini sendiri sudah dilaporkan ke Polda Sumut.
Kasus ini bermula adanya seorang Satpam yang tengah bertugas di komplek pergudangan di kawasan Kecamatan Amplas bernama Ayutullah Komeni Pulungan didatangi oknum Jaksa berinisial EMN, Minggu (15/3/2026) lalu.
Saat itu, belum diketahui latar belakang yang jelas oknum Jaksa tersebut terlibat cekcok dengan Ayatullah dan sempat mengacungkan benda mirip pistol.
Menurut Manager Operasional PT Glegar Gaga Gemilang, Arif, Selasa (7/4/2026), pihaknya sangat menyesalkan dan mengecam adanya dugaan tindakan pengancaman dan penodongan yang dilakukan oleh oknum jaksa atas inisial EMN terhadap salah satu pegawainya tersebut.
Dirinya menjelaskan, saat peristiwa tersebut terjadi karyawannya sedang bertugas melakukan penjagaan di Kompleks Bisnis Warehouse SM Raja, di kawasan Kecamatan Medan Amplas.
Sebagaimana dalam tugas dan fungsinya Satpam memiliki proses pembinaan dari kepolisian, sehingga Arif menjelaskan pihaknya meminta dukungan dari Polda Sumut agar segera mengusut kasus ini.
Dikatakan Arif setelah karyawannya tersebut mendapatkan dugaan pengancaman menggunakan pistol kondisi korban kini mengalami trauma.(**)