Kitakini.news - Petugas gabungan TNI/Polri dan BNN, mendadak merazia di lembaga pemasyarakatan Kelas I Medan. Selain menyita sejumlah kabel, petugas lapas dan 500 warga binaan juga turut pemeriksaan urine.
Penggeledahan yang dilakulan aparat gabungan bersama petugas lapas ini, menyisir hampir seluruh kamar warga binaan yang ada di blok hunian Lapas Kelas I Medan yang berada di kawasan Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamatan Medan Hevetia, Sumatera Utara, Minggu malam (12/4/2026).
Dalam razia dadakan tersebut, tak satu pun sudut ruangan yang dicurigai bisa lolos dari pemeriksaan petugas, yang juga memeriksa penghuni warga binaan hampir 80 persen terlibat kasus narkoba.
Selain melakukan penggeledahan, petugas BNN Provinsi Sumatera Utara juga turut melakukan pemeriksaan urine terhadap 500 warga binaan serta seluruh petugas lapas yang sedang bertugas jaga.
Meski tidak ada ditemukan narkoba dalam razia, namun petugas menyita sejumlah barang terlarang seperti kabel listrik, mancis dan beberapa alat makan yang terbuat dari besi stainles berhasil diamankan.
Kalapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, mengatakan meski masih ada ditemukan barang yang dilarang masuk ke dilingkungan Lapas, namun kegiatan razia dan tes urine ini merupakan kolaborasi antar penegak hukum untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba.
Selain memusnahkan barang bukti dengan cara dibakar, kegiatan razia dan tes urine akan terus dilakukan, untuk memutus mata rantai jaringan peredaran narkoba di Sumatera Utara.