Pasar Horas Tak Aman, Terjadi Kasus Pemerkosaan dan Pencurian Emas dalam Sebulan

Tumpal Tanjung - Selasa, 09 Juni 2026 12:00 WIB
Teks foto : Pasar Horas berada di tengah Kota Pematangsiantar. (Tanjung)

Kitakini.news - Keamanan di Pasar Horas, pusat perdagangan tradisional yang berada di inti Kota Pematangsiantar, tuai kekhawatiran masyarakat setelah dua insiden kriminal serius terjadi dalam rentang waktu kurang dari satu bulan.

Kasus pertama pemerkosaan terhadap seorang remaja putri berinisial UCI (19) oleh tersangka RMRM (19) di sebuah kios di gedung I lantai 3 pada 5 Mei 2026.

Korban, yang bekerja di sebuah warung makan di Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, awalnya berniat menunggu angkutan kota di area pasar.

Namun ponselnya lebih dahulu dirampok oleh pelaku berinisial RMRM (19). Pelaku kemudian membawa korban ke lantai tiga gedung dan merudapaksa korban.

Yang lebih memilukan adalah tempat pelaku melancarkan aksi bejatnya berjarak tak jauh dari kantor pengelola pasar yakni PD Pasar Horas Jaya. Diperkirakan hanya berjarak sekitar 100 meter.

Hanya berselang kurang dari sebulan, kepercayaan ataskeamanan pasar kembali diuji. Pada 3 Juni 2026, sebuah toko emas milik Siregar di lantai 2, gedung II menjadi sasaran pencurian di siang hari.

Aksi kejahatan ini terekam dan beredar luas di media sosial yang menunjukkan pelaku beraksi saat pasar ramai dikunjungi masyarakat. Pelaku kini diburu oleh polisi.

Terjadinya dua kejahatan serius di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat itu turut mempertanyakan pengawasan yang dijalankan oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya.

Untuk kasus pemerkosaan, wartawan telah mengonfirmasi soal pengawasan keamanan kepada Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya Bolmen Silalahi, beberapa waktu lalu. Tetapi dia diam saja.

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Trantib (Ketertiban Umum) Pasar Horas Josep Saragih menjelaskan bahwa kios tempat korban dirudapaksa berjarak ratusan meter dengan kantor mereka di gedung satu lantai 3.

Menurutnya peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, tepat pada periode pergantian shift petugas keamanan.

"Jaraknya (tempat pelecehan) sekitar 100 meter dengan kantor. Kejadiannya itu sekitar jam 6 pagi. Kalau pasar ini kan jam 5 saja sudah ramai masyarakat. Dan pelaku ini merupakan anak dari salah satu pedagang di pasar. Karena ini juga mungkin gak ada yang curiga dia bawa (korban) ke atas," kata dia dihubungi Kitakini.news, Senin (8/6/2026).

Menanggapi insiden pencurian di toko emas, Josep Saragih mengakui adanya kelengahan dalam penjagaan. Saat kejadian petugas keamanan sedang berada dalam waktu istirahat maupun makan siang.

"Dan selama ini memang fokus keamanan kita di lantai satu karena di sana rawan copet atau maling. Tapi memang dari kejadian yang ada akan menjadi bahan evaluasi bagi kami ke depannya," ujarnya.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Wali Kota Siantar Tinjau Kebakaran Pajak Parluasan yang Hanguskan Ratusan Kios Pedagang

Hukum & Kriminal

Kronologi Pencurian Emas Rp100 Juta di Pasar Horas Pematangsiantar

Hukum & Kriminal

Polres Siantar Dalami Informasi Maraknya Peredaran Sabu di Gang Lokomotif Cokroaminoto

Hukum & Kriminal

Gerbang Utama Terbuat Dari Kayu, DPRD Siantar Akan Panggil PD-PHJ

Hukum & Kriminal

Libatkan Tim Forensik Poldasu, Polres Pematangsiantar Selidiki Kebakaran Ratusan Kios Pasar Horas

Hukum & Kriminal

400 Kios di Pasar Horas Pematangsiantar Ludes Terbakar