Kitakini.news - Berlayar di Perairan Indonesia Malaysia, seorang nelayan ditangkap ditengah laut saat menyelundupkan Narkotika jenis Sabu seberat 10 Kilogram.
Saat diringkus yang penuh dramatis, petugas Ditresnarkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) hampir terkecoh. Sebab pelaku menyembunyikan puluhan bungkus Sabu itu dibalik jaring ikan.
Aksi penangkapan yang dilakukan Tim Direktorat Narkoba Polda Sumut terjadi di tengah laut perairan Asahan - Tanjung Balai, Sumatera Utara. Pelaku merupakan seorang nelayan yang membawa Narkotika jenis Sabu.
Sejumlah polisi yang sudah mengintai, langsung mengejar perahu pelaku yang baru saja masuk ke Indonesia usai berlayar dari Perairan Malaysia. Di tengah laut tersebut, operasi penangkapan ini dilakukan yang juga sempat diwarnai aksi kejar-kejaran.
Namun, upaya kabur dapat dihentikan setelah Tim Direktorat Narkoba Polda Sumut nekat melompat ke perahu pelaku dari atas kapal patroli meski situasi tidak memungkinkan.
Dari pengungkapan ini, pelaku berusaha mengelabui petugas dengan menyembunyikan Narkotika jenis Sabu dalam jaring ikan.
Menurut Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Andi Arisandi, kepada wartawan, Selasa (16/6/2026), Narkotika jenis Sabu yang dibawa pelaku berasal dari Malaysia.
Pelaku yang berprofesi sebagai nelayan mengambil barang haram tersebut dari kapal ke kapal yang ada di wilayah perairan Malaysia.
Pelaku diperintahkan agar mengedarkan Narkotika jenis Sabu ke Sumatera Utara. Selain menyita 10 Kilogram Sabu, polisi juga menyita sebuah alat komunikasi.
Dan dari alat tersebut penyidik temukan sebuah nama yang diduga sebagai pengendali peredaran Narkoba lintas negara Indonesia - Malaysia.
Diduga, jaringan Narkoba ini termasuk golongan besar karena salah satu nama orang yang ada di HP pelaku kerap disebut-sebut oleh pelaku lain yang pernah ditangkap. (**)