Kitakini.news -KematianJaka Jannes Malau (24) yang diduga dikeroyok oleh sejumlah OKP di LapanganMerdeka atau Taman Bunga, tepat di di depan Kantor Walikota KotaPematangsiantar, memasuki babak baru. Rekaman video menunjukkan korban dianiayasecara brutal oleh para pelaku di tengah keramaian disebar pihak keluarga.
Adatiga potongan video yang diunggah di media sosial facebok, dengan masing-masingrekaman berdurasi tak lebih dari 20 detik yang menampilkan penganiayaanditonton banyak orang.
Videotersebut diunggah akun facebook Tiina Malau, yang merupakan saudara almarhum,pada Rabu (17/6/2026), dan mendapatkan banyak respons dari warganet.
Salahsatu video menunjukkan korban tampak sudah tak berdaya tergeletak di aspal dantubuhnya penuh darah usai dikeroyok para pelaku. Salah seorang dari kelompoklalu menarik rambut agar korban bangun dari posisi tidur.
Videolainnya juga tak kalah sadis. Almarhum ditarik paksa ke salah satu tiang lampujalan dan kembali mendapat kekerasan secara beramai-ramai di tengah kerumunanbanyak orang.
Sedangkanrekaman lainnya menampilkan korban dalam kondisi lemas diseret ke dalam mobilbercorak loreng biru yang dibawa oleh para pelaku. Mobil tersebut identikdengan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Ikatan Pemuda Karya atau IPK.
Padaunggahan tersebut, pemilik akun turut menyertakan narasi yang menyorotipenanganan kasus oleh kepolisian. Berikut isinya:
"Videopenganiayaan yang menyebabkan kematian kepada adik kami, Jaka Jannes Malau diTaman Bunga Pematang Siantar yang dilakukan oleh salah satu ormas, IKATANPEMUDA KARYA (IPK).
Kasuskematian adik kami ini udah 3 Minggu namun Polres Pematang Siantar belum bisamenangkap seluruh pelaku. Ada apa??????
Mohonteman teman semua untuk share postingan ini agar Polres Pematang Siantar dapatbergerak menangkap pelaku.
Jikapolres pematang siantar tidak dapat menangani, agar Polda Sumatera Utara yangbergerak.
Kejadianini terjadi di depan Kantor Walikota Pematang Siantar dan dekat dengan PolresPematang Siantar.
Mohonperhatian nya pak Bobby Nasution.
Mohonbantuannya pak Prabowo Subianto Prabowo Subianto.gibran2
ListyoSigit Prabowo."
Sebagaiinformasi, Jaka Jannes Malau menghembuskan nafas terakhir di RSUD DjasamenSaragih Kota Pematangsiantar, Jumat (29/5/2026), sehari setelah dianiaya pada28 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
KapolresPematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak dalam pemaparan kasusnya, 9Mei 2026 di Polres Pematangsiantar menyatakan, dua dari enam pelaku, RP dan FStelah diamankan. Menurutnya dugaan awal korban dianiaya dilatarbelakangiselisih harga pembuatan tato.