Kitakini.news -Polda Sumut temukan kue atau roti kacang berisi narkotikajenis Zat Etomidate di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang.
Dari pengungkapan ini, polisi berhasil menangkap pelaku yangmerupakan seorang mahasiswa asal Kota Tebingtinggi.
Upaya penyelundupan narkotika jenis etomidate melalui BandaraInternasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, berhasil digagalkan petugas, Minggu sore (14/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Direktorat Reserse Narkoba PoldaSumatera Utara menangkap seorang mahasiswa asal Kota Tebingtinggi. yangkedapatan membawa empat kotak atau dus kue kacang berisikan narkotika.
Saat dibongkar terdapat puluhan catrige vape pod getar ygmengandung Zat Etomidate.
Pelaku diamankan setelah petugas menemukan barangmencurigakan di dalam bagasi pesawat yang akan diberangkatkan menuju BandaraInternasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Saat dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukansebanyak 29 bungkus vape atau rokok elektrik yang mengandung zat narkotikajenis etomidate.
Untuk mengelabui pemeriksaan, puluhan vape tersebutdisembunyikan di dalam sebuah kotak dus yang ditumpuk dengan kue atau rotikacang, makanan khas Kota Tebingtinggi yang biasa dijadikan oleh-oleh.
Modus tersebut diduga sengaja dilakukan agar barang terlarangtidak terdeteksi saat proses pemeriksaan bagasi.
Menurut Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes pol AndiArisandi, Rabu (17/6/2026), pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaanpetugas terhadap isi bagasi penumpang yang terlihat tidak sesuai denganketerangan barang bawaan.
Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, ditemukanpuluhan vape mengandung etomidate yang disembunyikan di sela-sela tumpukan rotikacang.
Petugas kemudian mengamankan pemilik barang yang diketahuimerupakan seorang mahasiswa asal Kota Tebingtinggi.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku berencana membawa barangtersebut ke Jakarta melalui penerbangan dari Bandara Kualanamu menuju BandaraSoekarno-Hatta.
Seluruh barang bukti berupa 29 bungkus vape mengandungetomidate telah disita untuk kepentingan penyidikan.
Sementara itu, penyidik Ditresnarkoba Polda Sumut masihmendalami asal-usul barang haram tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringanperedaran narkotika yang lebih luas di balik kasus ini.
Polda Sumut menegaskan akan terus memperketat pengawasan dipintu-pintu masuk dan keluar wilayah Sumatera Utara guna mencegah peredarannarkotika dengan berbagai modus penyelundupan yang terus berkembang. Kasus inimasih dalam proses penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap pihak lain yangterlibat.