Kitakininews.co.id - Sejumlah emak-emak dan warga menghalangi petugas kepolisian saat menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di Kecamatan Padangbolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.
Bahkan, petugas sempat mendapat perlawanan hingga salah seorang anggota mengalami luka. Meski demikian, polisi akhirnya membawa pria berinisial AS ke Mapolres Padang Lawas Utara bersama barang bukti tiga paket sabu.
Tampak dalam video saat penangkapan seorang pria berinisial AS oleh tim operasional Satresnarkoba Polres Paluta di Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padangbolak, Kabupaten Paluta, Sumatera Utara, Jumat (16/10/2026).
Kapolres Paluta, AKBP Dhery Fajariandono, mengatakan saat petugas melakukan penyergapan, sejumlah emak-emak dan warga sekitar berusaha menghalangi penangkapan.
Bahkan, seorang warga disebut sempat berupaya merampas telepon genggam milik petugas. Keributan pun terjadi hingga salah seorang anggota kepolisian mengalami luka.
"Pada saat di lokasi kami mendapatkan seseorang yang diduga pengedar dan dari hasil ditemukan sabu sebanyak tiga paket yang mana paket tersebut siap edar, inisial tersangka AS," ujar Dhery.
Dia mengatakan kalau penangkapan terjadi sedikit keributan dengan warga namun bisa cepat ditangani dan setelah diberi penjelasan pihak keluarga pun bisa memahami bahwa si AS ini memang adalah pengguna dan pengedar.
Petugas kemudian memeriksa pria tersebut dan menemukan tiga paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu, yang dikemas dalam plastik klip.
Setelah situasi dapat dikendalikan, AS dibawa ke Mapolres Padang Lawas Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AS diduga merupakan pengguna sekaligus pengedar narkotika jenis sabu.
Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peredaran narkotika di wilayah tersebut.