Kitakininews.co.id -Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Teptenga)menggelar razia dan penertiban skala gabungan di sejumlah tempat hiburan malamserta kafe, Selasa (27/10/2026) malam.
Operasi yang melibatkan unsur TNI dari DenpomI/2 Sibolga dan Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah ini difokuskan untukmenjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengantisipasipotensi tindak pidana seperti peredaran narkoba dan aksi premanisme.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad AlanHaikel melalui Kabag Ops Polres Tapteng Kompol Daniel P Sinaga memimpinlangsung apel kesiapan yang dilangsungkan di Mako Polres Tapteng pukul 21.30WIB. Apel turut dihadiri Kasat Sabhara AKP Dorpis Raden H Sitompul, Kasat ResNarkoba AKP Johannes Munthe, serta Kasat Reskrim Iptu Dian A Perdana.
Sebanyak 38 personel gabungan dikerahkan dalampenertiban ini, yang terdiri atas 24 personel Polres Tapteng, 5 personel DenpomI/2 Sibolga, dan 9 personel Satpol PP.
Petugas menyisir 11 titik lokasi yang berada diKecamatan Pandan, meliputi kawasan Jalan Abdul Rajab Simatupang, KelurahanPasar Baru, hingga Kelurahan Sihaporas Nauli dan Sibuluan Nauli. Titik-titiktersebut di antaranya Lapo Tuak Hutapea, Lapo Tuak Sitompul, Cafe Dinda, CafeDang Margoar, Cafe Mami, Cafe 27, Cafe Tepos, Cafe Tumbur, Cafe Aldo, Cafe SiNella, serta Kost Hijau.
Dalam arahannya di lapangan, petugasmenyampaikan imbauan persuasif kepada para pengusaha tempat hiburan malam.Pemilik usaha diminta untuk mematuhi batas jam operasional sesuai izinkeramaian dan menjaga volume pengeras suara agar tidak mengganggu ketenanganwarga sekitar.
"Langkah preventif ini kami ambil gunamenciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, memberikan rasa amankepada masyarakat yang beraktivitas, sekaligus mengantisipasi dini potensipelanggaran hukum," ujar Kompol Daniel.
Razia yang berakhir pada Rabu dini hari pukul00.30 WIB tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Berdasarkan hasilpengawasan di lapangan, situasi kamtibmas di seputaran Kota Pandan, Sibuluan,dan Sarudik dilaporkan aman dan terkendali.
Pihak kepolisian memastikan bahwa dalam operasitersebut tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba maupun tindakanpremanisme, tidak ditemukan tempat hiburan malam yang mempekerjakan anak dibawah umur serta sebagian besar tempat usaha yang didatangi telah mengantongiizin resmi dan terpantau dalam kondisi tutup saat didatangi petugas.
Melalui kegiatan preventif berkala ini, PolresTapanuli Tengah berharap sinergi antar-instansi dapat terus mempertahankanstabilitas keamanan wilayah yang kondusif bagi masyarakat.