Kitakini.news - Menindaklanjuti perkara kematian Bripka ASdan penggelapan pajak di Polres Samosir, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)mendatangi Polda Sumut, pada Senin sore (3/4/2023).
Pertemuan ini dilakukan secara tertutup dengan penjagaanketat. Bahkan dalam pertemuan ini, awak media tidak diperbolehkan mendekat diarea ruangan pertemuan.
Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi,adapun yang hadir antara lain Sekretaris Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamotodan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti.
Mereka datang untuk mendengar langsung penjelasan dari PoldaSumut teka-teki kematian dan penggelapan pajak kendaraan yang dilakukan BripkaArfan Saragih.
Hadi menjelaskan Kompolnas mendengarkan apa yang sudahdilakukan tim. Dalam mengungkap peristiwa kematian Bripka AS dan juga terkaitdugaan penggelapan uang para wajib pajak.
Mereka turun langsung untuk mendapatkan gambaran utuh soalpenggelapan pajak dan kematian Arfan Saragih, anggota Satlantas Polres Samosiryang terlapor dalam kasus penggelapan dana para wajib pajak sebesar Rp 2,5miliar.
Sejauh ini Polda Sumut belum bisa menjelaskan penyebab pastikematian AS maupun penggelapan pajak yang dilakukan.
Saat ini, tim masih terus bekerja melengkapi bahanpenyelidikan secara scientific crime investigation. Dan akan menyampaikansegala hasilnya di lapangan.
Kontributor: Azzareen