Kitakini.news – Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan(Kejari Tapsel) diminta segera mengusut tuntas dugaan oknum yang terlibat dalamdugaan kasus korupsi dana hibah KONI Tapsel.
Hal ini diungkapkan puluhan massa Aliansi Pemuda BelaKeadilan (APBK) yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaari Tapsel,Senin (10/4/2023).
Koordinator aksi Galung mengatakan sejumlah dugaan kasuskorupsi yang tengah ditangani Kejari Tapsel, diantaranya dugaan kasus korupsidana hibah KONI yang terkesan tidak serius dalam menanganinya. Bahkan dugaankuat ada oknum yang dikorbankan dan ada yang diselamatkan.
"Maka dari itu, kami meminta Kejari Tapsel untukpercaya diri dalam menangani dugaan kasus korupsi di KONI. Jangan sampai adayang dikorbankan ataupun takut terhadap kekuatan politik di belakangan,"cetus Galung melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (11/4/2023).
Galung mengungkapkan bahwa pihaknya juga meminta KejariTapsel dalam melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsu di KONI Tapsel serta tidaktebang pilih maupun pilih kasih.
Kemudian, lanjut Galung, pihaknya juga mendesak KejariTapsel segera menetapkan Ketua Harian KONI Tapsel, Bendahara dan Sekretaris,serta pihak-pihak yang diduga terlibat lainnya sebagai tersangka.
“Kita juga meminta Kejari Tapsel segera menuntaskanpenyidikan dana hibah yang diperuntukkan lembaga lainnya di Tapsel dan biladiperlukan meminta Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) ikut turun tangan,”tuturnya.
Dalam orasinya, Galung juga meminta Kejari Tapseltidak ragu dan tidak takut berhadapan dengan kekuatan politik dan kekuatanapapun yang ada di Tapsel dan Sumut dalam upaya penegakan hukum yangberlandaskan keadilan dan Supermasi Hukum.
Tak hanya itu, sambung Galung, pihaknya juga memintaKejari Tapsel tidak menjadi alat politik dari pihak manapun. Sehingga tetaptegar dan kuat dalam menindak penyimpangan dan dugaan korupsi yang terjadi di Tapsel.
“Kami juga meminta Komisi III DPR-RI yang membidangiHukum agar ikut memantau penengakan hukum di Tapanuli Selatan. Dan apabila tuntutanini tidak direalisasikan dengan serius, maka kami akan datang kembali mengawaldengan membawa massa dengan lebih besar,” bebernya.
Dalam aksi kali ini, APBK diterima oleh beberapa stafdari Kejari Tapsel yang kemudian massa aksi APBK membubarkan diri. "Kami hadir dalam rangka cinta kepada daerahTapanuli Selatan ini. Jangan sampai korupsi makin marak di lembaga di TapanuliSelatan," pungkasnya.
Redaksi