Kitakini.news - Setelah ditangani Polda Sumut yangsebelumnya tidak ada perkembangan di Polrestabes Medan, keluarga Ken Admiral,seorang remaja yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan anak dari mantanKabag Opsnal Ditresnarkoba Polda Sumut, menangis saat menceritakan kondisi lukaanaknya.
Ken Admiral mendapatkan luka koyak di pelipis mata. Selainitu Ken mengalami gangguan penglihatan pada mata, kepalanya tidak bisadigerakkan secara normal.
Hal itu disampaikan Elvi, ibu korban penganiayaan tersebut.Setelah menyaksikan tersangka bersama orangtuanya yakni AKBP Achiruddin Hasibuanditangkap Polda Sumut.
Elvi pun sangat berterima kasih kepada Polda Sumut yangcepat mengusut perkara ini, setelah di Polrestabes Medan kasus ini tidak adaperkembangan sejak 22 Desember 2022 lalu.
Elvi pun merasa tidak terima atas perbuatan tersangka terhadapanaknya yang tega menganiaya secara beringas. Pasalnya, orangtua tersangka ikutmenyaksikan aksi pemukulan, padahal orangtua tersangka AH ini merupakan perwiraPolri di Polda Sumut namun mendukung aksi perbuatan keji tersebut.
Terkait itu, Polda Sumut pun sudah mengeluarkan proses hukumterhadap oknum perwira polri tersebut dengan pencopotan jabatan dari KabagOpsnal Ditresnarkoba Polda Sumut.
Kontributor: Azzareen