Kematian Bidan dan Anaknya di Simalungun, Korban Pembunuhan Berencana

- Minggu, 30 April 2023 13:07 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/bidan_simalungun1.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Kasus kematian seorang bidan dananaknya di komplek Perumnas Mutiara Lanbow Blok N Nomor 13 Huta IV NagoriBandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun pada 14 April 2023 lalu,ternyata korban pembunuhan berencana oleh tersangka Syafrin Dwifa, warga MedanJohor. Motifnya adalah ingin mencuri mobil milik korban dengan mempersiapkanpisau sebelum beraksi.

Hal itu terungkap dalam keteragan pers oleh Kapolres SimalungunAKBP Ronald Sipayung mendampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol HadiWahyudi di Mapolda, Jumat (28/4/2023). Kedua korban adalah Lenni HerawatuBibela Hutapea (42) dan anaknya Antonius Ferdinand Tohap Lumbangaol (12).

Dalam keterangannya, Kapolres Simalungun mengatakan bahwa motifpembunuhan oleh tersangka yang telah ditangkap, karena terlilit utang rentalmobil yang jumlahnya sekitar Rp30 juta, dimana ia membutuhkan biaya sebesarRp10 juta lagi. Sedangkan utang tersebut, jatuh tempo pada 15 April 2023.

Karena hingga hari Jumat (14/4/2023) uang tersebut belum ada,pelaku pun berusaha untuk mencuri mobil milik korban yang merupakan tetanggasatu komplek dan satu blok. Beberapa hari sebelumnya, pelaku sudah membelipisau di daerah Perdagangan pada 12 April 2023, diduga untuk mempersiapkanaksinya.

Pada hari itu, Jumat (14/4/2023), pelaku Syafrin melihat mobilkorban terparkir di depan rumah dan ia berniat mengambilnya. Lantas pelaku sambilmembawa pisau, masuk ke dalam rumah korban yang pada saat itu posisi pintugerbang dan rumah tidak terkunci.

Setelah berada di dalam rumah, Syafrin melihat korban FerdinandLumbangaol sedang tidur di kamar belakang. Namun saat hendak masuk ke kamardepan, korban Herawatu Hutapea melihat pelaku dan menegurnya.

“Siapa kau?” ungkap Kapolres Simalungun menirukan kalimat korbanberdasarkan keterangan pelaku.

Setelah diterug, pelaku langsung menikam leher korban yangkemudian terjatuh ke atas tempat tidur. Berlanjut lagi penikaman di bagianjantung.

Mendengan ada keributan, korban Ferdinand Lumbantobing terbangundan meliaht ibunya sudah terkapar bersimbah darah.

“Kenapa kau tusuk mamakku?” lanjutKapolres menirukan kalimat korban atas pengakuan pelaku.

Tak pikir lama, pelaku pun menghujamkan pisau kearah leher korban Ferdinand hingga si anak terjatuh. Bahkan ia kembali menikam korbanberulang kali ke bagian perut.

Kini pelaku tengah diproses dan berdasarkanketerangan kepolisian, aksi ini masuk kategori pembunuhan berencana.

Berita sebelumnya, Jasad HH (42) danputranya FL (12) ditemukan tewas mengenaskan di Perumnas Mutiara Lanbow Blok NNomor 13 Huta IV Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun,Selasa (18/4/2023).

HH merupakan Bidan Puskesmas ASN Pemkab Simalungun ditemukantewas bersimbah darah bersama putranya di lantai kamar rumah. Temuan jasadkedua korban berawal dari kecurigaan warga atas bau busuk dari dalam rumah.

Sejumlah polisi dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBPRonald Sipayung telah mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan sekaligusolah tempat kejadian perkara atau TKP.

“Dalam olah TKP, kedua korban ditemukan tergeletak di lantaidalam kamar tidur, dan diperkirakan temuan mayat tersebut sudah lebih dari duakali dua puluh empat jam serta untuk penyebab seseorang yang mengakibatkankorban meninggal dunia belum dipastikan karena masih menunggu hasil autopsidari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat Satu Medan,” ungkap AKBP Ronald.

Polisi menduga kematian kedua korban karena adanya tindakankekerasan. AKBP Ronald di lokasi kejadian menyampaikan dari hasil olah tempatkejadian perkara ditemukan sebuah pisau dengan bercak darah.

“Kita juga menemukan ceceran darah disekitar jenazah keduakorban serta ruang tamu termasuk di beberapa lokasi juga ditemukan cecerandarah seperti dapur rumah korban yang menjadi tempat kejadian,” ujar Kapolres.

 

 

 

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Kelangkaan BBM di Sumut Diduga Dipicu Penyelewengan Distribusi

Hukum & Kriminal

Polda Sumut Tangkap Pemuda Siantar yang Edit Foto Wanita Jadi Tanpa Busana dengan AI

Hukum & Kriminal

Polda Sumut Bongkar Sindikat Penipuan Online, Empat Pelaku Ditangkap

Hukum & Kriminal

Ratusan Narkoba Catridge Pod Etomide Yakuza Disita dari Bandara Kualanamu

Hukum & Kriminal

Kapolda Sumut Siapkan Ratusan Gen Z Rebut Piala Kapolri E-Sport dan Atlet PON 2028

Hukum & Kriminal

Ditnarkoba Polda Sumut Ungkap Peredaran Narkoba di Loket Bus AKAP Kota Medan