Kitakini.news - Kasus penemuan jasad wanita di dasar lantaimesin lift, yang sudah meninggal dunia selama 4 hari lamanya di BandaraInternational Kualanamu, pada Kamis (27/4/2023) menjadi atensi pihak SatuanReserse dan Kriminal (Satres) Polresta Deliserdang untuk mengungkap kasus ini.
Hal ini dibuktikan dimana tim penyidik Polresta Deliserdangsejak tiga hari yang lalu hingga saat ini mulai melakukan penyelidikan, terkaittewasnya Aysiah Sinta Dewi Hasibuan (38) warga Medan-Sunggal.
Kasatreskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek Cahyadikepada wartawan mengatakan hingga saat ini total sudah ada 12 saksi yang telahdiperiksa.
Mereka merupakan petugas Avsec (Aviation Security) yangbertugas sebagai pemantau CCTV, tim Teknis dan sejumlah saksi yang adakaitannya dengan kasus wanita yang jatuh dari lift bandara kualanamu tersebut.
“Hingga hari ini, kami (penyidik) sudah memeriksa 12 saksi,baik itu dari pihak bandara, petugas Avsec, Tim Teknis yang bertugas di BandaraKualanamua. Semuanya sudah kita ambil keterangan," kata I Kadek Cahyadi,Selasa (2/5/2023).
Namun, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadapsaksi lainnya, termasuk dari pihak keluarga korban. Sementara, terkait adatidaknya unsur kelalaian dan pengamanan fasilitas lift bandara, Cahyadimenegaskan hal itu akan diumumkan setelah seluruhnya selesai diperiksa.
Bahkan atas kejadian yang baru pertama kali di BandaraInternational Kualanamu ini, seorang pengunjung jatuh dari lift lantai duaterminal keberangkatan, pihak Bandara Kualanamu informasinya telahmenonaktifkan 5 orang personelnya untuk lebih fokus dalam menjalani pemeriksaanoleh Satreskrim Polresta Deliserdang.
Kontributor: Azzareen