Kitakini.news - Sangat memilukandan benar-benar tragis seakan-akan tidak dipercaya bahwa korban tergeletak dibadan jalan tidak bernyawa lagi.
Warga yang berada di sepanjangJalan Marelan Raya, Lingkungan 35, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan MedanMarelan,Kota Medan siang itu mendadak heboh.
Pasalnya, seorang bocah yangberusia 10 tahun tewas dengan kondisi kepala pecah akibat terlindas ban trukpengakut sampah, Sabtu (24/6/2023) siang.
Dari data yang diperoleh korbandiketahui bernama Nabila (10) warga Perumahan Nelayan Indah di KelurahanNelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Warga setempat sebagai saksi matamengatakan, sebelumnya korban bersama ibu bernama Mafiza (38) mengendaraisepeda motor metik berjalan dari arah Marelan menujuh Simpang KaptenRahmadbuddin.
Sepeda motor yang dikemudikanMafiza searah dengan mobil truk pengangkut sampah itu yang dikemudikan UkriSiregar.
Diduga mobil truk tetap melaju dibadan jalan sedangkan Mafiza di posisi samping kiri truk sampah.Tanpa diketahuimobil truk menyenggol sepeda motor yang dikemudian ibu korban dan membuatkorban dan ibunya terjatuh.
Korban yang terpental langsungterlindas ban truk belakang sebelah kiri. Korban langsung meninggal ditempatdengan kondisi luka hancur pada bagian kepala. Sedangkan ibunya dalam kondisiluka-luka karena terjatuh.
Supir truk Ukri Siregar yangditemui wartawan di lokasi kejadian mengatakan tidak mengetahui pasti korbanbisa terlindas.
"Aku gak tahu pastikejadiannya, aku cuman tahu korban sudah terlindas ban belakang bagian kirimobik truk ku,"ucapnya singkat.
Akibat kejadian itu warga sempatmengerumuni korban sebelum dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan guna otopsi.
Ketika dikonfirmasi ke KanitLantas Polsek Medan Labuhan AKP Hidayat Hasibuan, membenarkan kejadian itu dansudah dilakukan penyelidikan,ucapnya.
Kontributor: Desrin Pasaribu