Kitakini.news -DirektoratJenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara memusnahkan 2,4 juta Batang rokok, 615 piecesobat-obatan, makanan dan aksesoris alat elektronik senilai Rp2,4 miliar.
Pemusnahandilakukan di kantor bea cukai Medan, Kamis siang (16/11/2023). Diduga,barang-barang tersebut akan diedarkan untuk kebutuhan perayaan akhir tahun,natal dan pesta demokrasi.
Tidakhanya itu saja, sebanyak 100 liter minuman alkohol merk terkenal, serta 3kilogram tembakau iris juga dimusnahkan.
Pemusnahandilakukan oleh petugas dengan cara dibakar, di hancurkan ke dalam tong, lalu dipotongdengan alat mesin gergaji.
Barang-barangyang disita merupakan pengungkapan dari gabungan bea cukai di bandara udara,pelabuhan dan angkutan darat yang sering jadi pintu penyeludupan barang-barangimpor akan diedarkan ke seluruh kabupaten kota di Sumatera Utara.
Dalampengungkapan ini negara mengalami kerugian sekitar Rp1,6 Miliar apabilaberhasil diedarkan.
KepalaKantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Parjiyamengatakan dari tahun 2022 edaran untuk akhir tahun dan pesta demokrasi,merupakan hal yangsangat relatif dan tidak tertutup kemungkinannya.
Terkaitpelaku, kini sudah diproses sesuai aturan yang berlaku dan semuanya sudahberjalan dengan tuntutan.
Kedepannya, petugas bea cukai dan TNI Polri terus kolaborasi untuk awasi praktikpenyeludupan di mana saja.