Beberapa Kondisi yang Dapat Mengakibatkan Gangguan Saraf Otak

- Senin, 23 Januari 2023 15:30 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202301/otak.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Sarafotak adalah jaringanyang kompleks dan sangat terspesialisasi. Dari penglihatan, penciuman,berjalan, hingga berbicara, semuanya diatur oleh system saraf otak. Namunsistem saraf otak tidak bekerja sendiri karena saling terhubung dengan beberapabagian terpenting di tubuh, yakniotak, sumsum tulang belakang, otot, dan saraf-saraf lain yangmenghubungkannya. 

Sistem saraf secara keseluruhan bertanggung jawab atasbanyak fungsi penting dalam tubuh, seperti ingatan, persepsi, bahasa, gerakan, bernapas,menelan, bahkan fungsi usus dan kandung kemih. Namun, ketika ada masalah padasaraf otak, kondisi itu dapat mengakibatkangangguan neurologis. Seseorang yang mengalaminya bisa kesulitan bergerak, berbicara, danfungsi lainnya. 

Kondisi yang Menyebabkan Gangguan Saraf Otak

Merupakan hal yang penting untuk mengetahui kondisi yangdapat menyebabkan gangguan saraf otak. Hal itu penting agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. Melansir dari laman Halodoc, berikut ini beberapa kondisi yang mengakibatkan gangguan saraf otak:

1. Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan salah satu gangguan saraf otak yangpaling umum dan dapat menyerang siapa saja pada usia berapapun. Meskipun seringmengalami sakit kepala, biasanya tidak terlalu serius. Namun jika sakit kepaladatang secara tiba-tiba dan berulang kali, kamu harus segera menemui dokter,karena itu bisa menjadigejala dan kondisi yang mendasarinya. 

2. Epilepsidan Kejang

Kondisi selanjutnyayang bisa mengakibatkangangguan saraf otak yaitu epilepsi dan kejang. Epilepsi merupakan kondisidimana adanya semburan aktivitas listrik secara tiba-tiba di otak yangmenyebabkan kejang. Kondisi tersebut dapat dialami pada usia berapa pun, tapi biasanya dimulai pada masakanak-kanak atau pada orang berusia di atas 60 tahun.

Sebagian besar kasus epilepsi tidak memiliki penyebab yangdapat diidentifikasi. Namun, kejang terkadang terjadi sebagai akibat daribeberapa kondisi berikut:

·        Stroke

·        Tumor otak

·        Infeksi otak

·        Cedera kepala yang parah

·        Penyalahgunaan alcohol atau narkoba

·        Kekurangan oksigen saat melahirkan

3. Stroke

Kondisi lainnyayang dapat mengkibatkangangguan saraf otak adalah stroke. Stroke terjadi ketika suplai darah ke bagianotak terputus. Tanpa suplai darah yang cukup, sel-sel otak di area yang terkenaakan kekurangan oksigen. Selain itu, otak kekurangan nutrisi penting yang diperlukan untuk berfungsi danbertahan hidup. 

Ada tiga jenis stroke:

·        Stroke iskemik, akibat gumpalan darah di dalampembuluh darah yang memasok otak.

·        Stroke hemoragik, akibat pecahnya pembuluh darahdi dalam otak.

·        Stroke iskemik transien, akibat gangguansementara suplai darah ke otak. 

Ketika sel-sel di dalam area otak yang terkena mati.Alhasil, tidak dapat menjalankan fungsi vitalnya lagi. 

4. SklerosisLateral Amiotrofik

Ini adalah kondisi neuromuskuler yang langka, yang bisa memengaruhi sel saraf otak dansumsum tulang belakang. Hingga saat ini belum diketahui secara pastipenyebabnya, tapi faktor yang dicurigai adalah genetic (keturunan) dan lingkungan. 

5. PenyakitAlzheimer dan Demensia

Kehilangan memori atau memori lemah merupakan keluhan umumyang kerap dialami orangdewasa yang lebih tua. Tingkat hilang ingatan tertentu merupakan bagian normaldari penuaan. 

Namun, ada tanda-tanda tertentu yang dapat mengindikasikankondisi yang lebih serius, seperti penyakit alzheimer dan demensia.Gejala-gejalanya dapat berupa:

·        Tersesat

·        Kesulitan mengelola keuangan

·        Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari

·        Pelupa

·        Bermasalah dengan bahasa 

Sementara itu, demensia adalah kondisi progresif lambat danharus dievaluasi oleh dokter spesialis saraf. Meskipun belum ada obatnya, tapiada perawatan dan terapi yang dapat membantu mengelola gejala.

Itulah beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan gangguan saraf otak. Jika kamu atau anggotakeluarga memiliki kondisi serupa, sebaiknya segera kunjungi rumah sakit. 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan dan Kecantikan

Bawa Orang Tua Berobat ke Penang? Perhatikan 3 Hal Ini!

Kesehatan dan Kecantikan

Mengenal Profesi Asisten Apoteker, Beserta Tugas dan Tantangan Terberat

Kesehatan dan Kecantikan

Beragam Makanan yang Harus Dihindari Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Jenis Olahraga yang Bisa Diterapkan di Rumah Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Ketahui Tips Perawatan Tubuh Sebelum Tidur yang Bisa Dicoba

Kesehatan dan Kecantikan

Cara Mengatasi Dampak Buruk dari Penggunaan Hair Dryer