5 Pantangan Batu Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan

- Senin, 06 Februari 2023 09:30 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/batuginjal_1.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Beberapa pantangan batu ginjal berkaitan dengan pola makan penderitanya. Jika menderita batu ginjal, anda sebaiknya menghindari konsumsi makanan tertentu yang bisa memicu terbentuknya batu ginjal.

Pada dasarnya, batu ginjal dapat terbentuk karena adanya endapan zat tertentu di dalam ginjal, seperti kalsium, fosfat, dan oksalat. 

Endapan ini umumnya berukuran kecil seperti butiran pasir dan bisa dikeluarkan melalui urine. Namun, ukurannya bisa membesar seiring waktu dan sulit dikeluarkan. Akibatnya, beberapa macam keluhan akan anda rasakan, seperti nyeri punggung dan sakit saat buang air kecil.

Pantangan Batu Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan

Untuk menghindari berbagai pantangan batu ginjal, dokter biasanya meresepkan beberapa obat jika ukuran batu ginjal masih kecil. Pemberian obat ini bertujuan agar batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya.

Untuk mencegah batu ginjal makin membesar atau tidak terbentuk kembali, anda dianjurkan untuk menerapkan pantangan batu ginjal, sebagaimana dikutip dari alodokter:

1. Konsumsi Makanan Mengandung Oksalat Tinggi

Batu ginjal dapat terbentuk dari endapan oksalat. Oleh karena itu, penderita dianjurkan untuk membatasi asupan makanan yang mengandung oksalat tinggi. Beberapa makanan tinggi oksalat yang perlu dibatasi adalah kedelai, bayam, kentang, bit, dan okra.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Garam

Selain membatasi konsumsi makanan tinggi oksalat, anda juga perlu membatasi asupan makanan tinggi garam. Sebab, konsumsi jenis makanan ini dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urine.

Saat kadar kalsium dalam tubuh meningkat, oksalat berlebih bisa ‘menempel’ pada kalsium tersebut sehingga memicu terbentuknya batu ginjal atau membuat ukurannya makin besar. Karena itu, batasi asupan makanan tinggi garam, seperti makanan kalengan atau makanan cepat saji.

3. Konsumsi Suplemen Vitamin C

Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin C lebih dari 500 mg per hari. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian, anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C daripada suplemen vitamin C.

Penderita batu ginjal tidak disarankan konsumsi suplemen vitamin C secara berlebihan. Ini karena ginjal akan mengubah sebagian vitamin C yang masuk ke dalam tubuh menjadi oksalat. Akibatnya, batu ginjal bisa terbentuk atau makin besar.

Minum Minuman Tinggi Gula

4. Konsumsi Makanan Tinggi Protein Hewani

Konsumsi makanan tinggi protein hewani secara berlebihan, seperti telur, daging merah, dan makanan laut bisa meningkatkan kadar asam urat yang juga berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal. Hal ini tentu membuat penderita batu ginjal perlu membtasi asupan protein hewani dengan bijak.

5. Minum Minuman Tinggi Gula

Anda sebaiknya batasi asupan minuman yang mengandung gula tinggi. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Penderita penyakit ini dapat menghasilkan urine yang lebih asam, sehingga batu ginjal mudah terbentuk.

Kadar gula yang tinggi kerap ditemukan di dalam minuman manis, seperti es krim, jus kemasan, dan soda. Selain minuman, beberapa makanan juga mengandung banyak gula, seperti permen, cake, kue kering, saus, selai buah, dan kue kemasan.


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan dan Kecantikan

Bawa Orang Tua Berobat ke Penang? Perhatikan 3 Hal Ini!

Kesehatan dan Kecantikan

Mengenal Profesi Asisten Apoteker, Beserta Tugas dan Tantangan Terberat

Kesehatan dan Kecantikan

Beragam Makanan yang Harus Dihindari Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Jenis Olahraga yang Bisa Diterapkan di Rumah Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Ketahui Tips Perawatan Tubuh Sebelum Tidur yang Bisa Dicoba

Kesehatan dan Kecantikan

Cara Mengatasi Dampak Buruk dari Penggunaan Hair Dryer