5 Bahaya Kelebihan Garam Bagi Kesehatan

- Jumat, 10 Februari 2023 11:58 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/garemmm_1.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Garam memang berguna dalam menambah rasa atau untuk mengawetkan makanan. Namun, kelebihan konsumsi garam bisa memicu dampak buruk bagi kesehatan tubuh. 

Melansir Healthline, garam mengandung natrium klorida atau juga disebut dengan sodium chloride. Sodium merupakan mineral penting untuk menunjang fungsi otot dan saraf. Kemudian, klorida memiliki fungsi menjaga keseimbangan air dan mineral pada tubuh manusia. Terlepas dari fungsinya yang esensial, konsumsi garam terlalu banyak dapat menimbulkan efek samping jangka bagi kesehatan. 

Bahaya Kelebihan Garam 

Kelebihan garam dapat menimbulkan efek samping jangka pendek dan jangka panjang. Dikutip dari kompas, berikut efek jangka pendek akibat terlalu banyak konsumsi garam: 

1. Tekanan Darah Tinggi 

Makanan yang tinggi garam bisa menyebabkan peningkatan aliran volume darah pada pembuluh darah dan arteri. Kondisi ini menyebabkan kenaikan sementara tekanan darah. Jika dibiarkan, hal ini menyebabkan seseorang mengalami hipertensi. Hipertensi adalah faktor dari beberapa penyakit mematikan, seperti gagal jantung dan stroke. 

2. Kelebihan Cairan atau Edema 

Terlalu banyak mengonsumsi garam bisa mengakibatkan tubuh kelebihan cairan atau disebut edema. Ini karena ginjal berusaha keras mempertahankan rasio natrium terhadap air di dalam tubuh manusia. 

Edema bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh mulai dari lengan, perut, kaki, hingga organ vital seperti paru-paru. Kelebihan cairan juga menyebabkan seseorang memiliki berat badan berlebih. 

3. Rasa Haus yang Intens 

Makan makanan asin juga bisa menyebabkan mulut kering atau merasa sangat haus. Tubuh pun secara otomatis memerlukan lebih banyak asupan air untuk memperbaiki rasio natrium. Jika anda tidak segera memenuhi asupan cairan setelah konsumsi garam berlebih, tubuh akan kelebihan natriums dan berisiko mengalami hipernatremia. 

Hipernatremia bisa menyebabkan air keluar dari sel dan masuk ke dalam darah. Hal ini umumnya ditandai dengan beberapa gejala, seperti susah tidur, sulit bernapas, dan penurunan frekuensi buang air kecil. Hipernatremia merupakan kondisi darurat medis karena bisa mengakibatkan kejang, koma, hingga kematian. 

Kanker Perut 

4. Penyakit Jantung 

Banyak penelitian menunjukkan bahwa asupan garam yang tinggi menyebabkan peningkatan tekanan darah dan pengerasan pembuluh darah dan arteri. Kondisi ini lama kelamaan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga kematian dini. 

5. Kanker Perut 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki asupan garam rata-rata 3 gram per hari mungkin memiliki risiko kanker perut hingga 68% lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki asupan garam rata-rata 1 gram per hari 

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait efek garam terhadap peningkatan risiko kanker perut. Namun, beberapa ahli menyebut garam bisa memicu orang rentan terhadap kanker lambung dengan menyebabkan tukak atau radang pada lapisan lambung. 

Efek kelebihan garam dalam jangka pendek dapat menyebabkan kelebihan air atau edema, hipertensi atau peningkatan tekanan darah, rasa haus yang berlebihan yang memicu hipernatremia. Sementara itu, makan terlalu banyak garam dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker perut. 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan dan Kecantikan

Bawa Orang Tua Berobat ke Penang? Perhatikan 3 Hal Ini!

Kesehatan dan Kecantikan

Mengenal Profesi Asisten Apoteker, Beserta Tugas dan Tantangan Terberat

Kesehatan dan Kecantikan

Beragam Makanan yang Harus Dihindari Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Jenis Olahraga yang Bisa Diterapkan di Rumah Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Ketahui Tips Perawatan Tubuh Sebelum Tidur yang Bisa Dicoba

Kesehatan dan Kecantikan

Cara Mengatasi Dampak Buruk dari Penggunaan Hair Dryer